Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) mengambil sikap tegas dengan bergabung bersama gerbong UEFA untuk menentang Presiden FIFA Gianni Infantino. Berdasarkan pengamatan Kabayan News, langkah tersebut semakin memperkuat tekanan global terhadap kepemimpinan orang nomor satu di tubuh otoritas sepak bola dunia itu.
Melalui unggahan resmi di media sosial, USSF menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan reformasi struktural di dalam tubuh FIFA demi menegakkan transparansi serta akuntabilitas. Dukungan ini melibatkan sejumlah konfederasi besar di kawasan Amerika Utara dan Tengah.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"US Soccer, Canada Soccer, CFU, dan UNCAF berdiri bersama, bersama dengan rekan-rekan kami di seluruh dunia, menyerukan perubahan berarti memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas FIFA," tulis akun resmi USSF.
Mengutip laporan terkait, USSF turut membagikan tautan surat terbuka dari CONCACAF yang mengecam manuver Infantino dalam mengambil kebijakan kontroversial. Surat terbuka itu sebelumnya ditandatangani petinggi penting dari UEFA, AFC, serta CONCACAF.
Penolakan masif ini muncul sebagai respons atas rencana penjualan sebagian saham turnamen Piala Dunia oleh Infantino. Tiga konfederasi besar menilai tindakan tersebut telah mencederai kepercayaan mendasar dari seluruh anggota organisasi.
"Sepak bola adalah gairah kolektif terbesar di dunia. Itu bukan milik individu atau institusi. Itu milik para pemain, fans, klub, Asosiasi Anggota dan setiap institusi dipercaya menjaga masa depannya," demikian petikan surat terbuka tersebut.
Gabungnya Amerika Serikat dalam barisan penentang memperlihatkan bahwa gelombang ketidakpuasan terhadap kepemimpinan FIFA kian meluas lintas benua demi menjaga integritas olahraga.