Menjelang proses pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama di ajang Muktamar ke-35, petahana KH Yahya Cholil Staquf menyampaikan pesan yang penuh makna. Berdasarkan laporan media, pria yang akrab disapa Gus Yahya tersebut mengimbau seluruh peserta muktamar agar menempatkan masa depan serta kemaslahatan organisasi sebagai prioritas utama.
Sebagaimana diberitakan, pesan tersebut disampaikan melalui rekaman video yang dibagikan kepada para awak media menjelang agenda pemilihan yang dilangsungkan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang. Gus Yahya menegaskan bahwa komitmen menjaga keutuhan dan kemaslahatan perkumpulan harus senantiasa dikedepankan di atas kepentingan apa pun.
"Saya hanya ingin menitipkan satu pesan kepada Muktamirin. Mari kita pikirkan sungguh-sungguh, kita hayati sungguh-sungguh komitmen untuk memikirkan nasib Nahdlatul Ulama, masa depan Nahdlatul Ulama, kemaslahatan Nahdlatul Ulama di masa depan, lepas dari kepentingan apa pun selain itu," ujar Gus Yahya dalam keterangannya.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagai informasi, forum tertinggi Nahdlatul Ulama kali ini menerapkan mekanisme baru dalam penjaringan calon pemimpin. Para muktamirin memberikan usulan maksimal lima nama calon ketua umum, yang kemudian diserahkan kepada Ahlul Halli Wal Aqdi atau AHWA yang beranggotakan sembilan kiai sepuh untuk menentukan pilihan final.
Rangkaian Muktamar ke-35 NU yang telah bergulir sejak 27 Agustus tersebut menjadi tonggak sejarah penting karena merupakan penyelenggaraan perdana di abad kedua usia organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Menutup pernyataannya, Gus Yahya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran pengurus wilayah, cabang, hingga istimewa atas dukungan serta kepercayaan yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya.