Kabar inspiratif datang dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung, yang menggelar Upacara Penyerahan Remisi Umum dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Momentum tersebut mendapat apresiasi tinggi dari kalangan legislatif daerah.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Muhamad Sidkon Dj., S.H., turut hadir langsung dalam kegiatan sakral tersebut. Menurutnya, pemberian remisi bukan sekadar pengurangan masa tahanan, melainkan wujud penghargaan nyata bagi warga binaan yang menunjukkan iktikad baik selama menjalani masa pembinaan.
Berdasarkan laporan media, politisi tersebut merasa takjub dengan jumlah warga binaan yang menerima remisi tahun ini karena sebagian besar merupakan warga asal Jawa Barat sendiri. Ia menilai hal ini menjadi peluang emas untuk memperbaiki diri.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Saya merasa appreciate terhadap pemberian remisi tahun ini yang jumlahnya juga cukup besar, cukup banyak. Sebagian besarnya mereka adalah warga Jawa Barat sendiri," ujar Sidkon sebagaimana diwartakan dalam pemberitaan.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh warga binaan yang mendapatkan hak remisi bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk kembali bermasyarakat dengan membawa mentalitas yang lebih mandiri serta tidak mengulangi kesalahan hukum di masa lalu.
"Mereka punya harapan untuk bisa mengabdi kepada Jawa Barat lebih baik lagi, lebih mengintrospeksi diri, tambah mandiri, maju, dan tidak mengulangi lagi apa yang dilakukan kemarin sebagai tindak pidana," tambahnya.
Di samping itu, Sidkon juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat melalui Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, DPRD, hingga Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merawat serta memenuhi fasilitas pembinaan di dalam lapas.
Sebagaimana diberitakan oleh media setempat, kehadiran jajaran pejabat daerah seperti Wakil Gubernur dalam acara tersebut membuktikan adanya komitmen kuat untuk terus mem-backup kebutuhan pemasyarakatan lewat dukungan kebijakan anggaran yang komprehensif.