Sebagaimana diwartakan oleh media, para pelamar visa migran terampil luar negeri yang tidak bekerja di bidang pertahanan atau penegakan hukum kini harus menghadapi waktu tunggu yang sangat panjang akibat perombakan prioritas pemrosesan yang ditetapkan oleh pemerintah Australia.
Berdasarkan laporan dari ABC News, para pelaku bisnis dan pemimpin industri menilai bahwa kebijakan baru ini telah memaksa perawat serta guru yang berada di luar negeri masuk ke dalam jalur pemberhentian darurat dalam sistem imigrasi.
Menteri Urusan Dalam Negeri Tony Burke saat ini tengah berada di bawah tekanan besar untuk menekan angka migrasi bersih luar negeri dan berencana mengumumkan perombakan yang lebih komprehensif terhadap sistem visa tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDirektur Utama Absolute Immigration Group, Jamie Lingham, mengkritik keras arahan baru tersebut sebagai instrumen yang terlalu tumpul dan berdampak sangat masif terhadap ketersediaan tenaga kerja krusial di berbagai sektor.
Mengutip keterangan dari CEO Australian Industry Group, Innes Willox, penundaan keputusan visa ini membuat durasi pemrosesan yang sebelumnya hanya memakan waktu beberapa minggu kini molor hingga mendekati satu tahun penuh.