Gempa bumi yang mengguncang wilayah Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyisakan trauma bagi warga. Namun, kini secercah harapan hadir bagi kelompok rentan, terutama lansia dan balita, setelah mendapatkan akses ke tenda pengungsian khusus yang lebih layak huni.
Berdasarkan laporan media, fasilitas tersebut didirikan oleh BUMN Pertamina di Lapangan Barang Kolong, Kecamatan Reok. Keberadaan tenda ini dirancang untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi warga yang membutuhkan perhatian lebih dibandingkan pengungsian umum.
Rosalia Ocam (55), salah seorang pengungsi, mengaku merasa jauh lebih terbantu dengan adanya fasilitas tersebut. "Ya, kami sangat terbantu sekali. Kami bisa istirahat dengan tenang dengan terjadinya gempa ini, terus tidur malam juga nyaman," ujarnya sebagaimana dikutip dari laporan Kompas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebelum menempati tenda khusus ini, Rosalia menuturkan bahwa keluarganya sempat bertahan di tenda bersama keluarga besar dengan total 33 orang. Demi menjaga kesehatan dan kondisi fisik para anggota keluarga yang lebih lemah, mereka akhirnya memisahkan diri ke area khusus yang menyediakan ruang lebih lapang.
Tidak hanya tempat berteduh, dukungan kesehatan pun menjadi prioritas di lokasi tersebut. Menurut penuturan Rosalia, para lansia yang menempati tenda khusus telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan langsung dari tim dokter Pertamina pusat, lengkap dengan pemberian obat-obatan.
Senada dengan Rosalia, Fitriyani (32) juga mengungkapkan rasa syukurnya. Sebelumnya, ia dan keluarganya harus bertahan dengan tenda terpal seadanya pasca-gempa. Kini, dengan adanya bantuan dari pemerintah daerah dan Pertamina, mereka merasa lebih tenang dalam menjalani masa tanggap darurat.
Para pengungsi berharap agar bantuan dan dukungan ini terus berlanjut hingga situasi benar-benar kondusif dan mereka dapat kembali beraktivitas normal di rumah masing-masing. Kepedulian berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk memulihkan kondisi psikologis serta fisik para korban bencana di Manggarai.