Wakil Presiden Gibran Rakabuming secara langsung mendatangi para warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kehadirannya di posko pengungsian Stadion Gelora Samador, Maumere, tidak hanya untuk meninjau kondisi lapangan, tetapi juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat.
Sebagaimana diberitakan oleh media nasional, Gibran meminta maaf apabila penanganan darurat yang dilakukan pemerintah hingga saat ini masih menemui banyak kekurangan di lapangan. Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan serta pemenuhan kebutuhan mendesak warga tetap menjadi prioritas utama negara.
Dalam kunjungan tersebut, mantan Wali Kota Solo ini menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pengungsi untuk mendengar keluh kesah serta memastikan bantuan tersalurkan secara merata. Gibran juga memberikan instruksi khusus agar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, lansia, penyandang disabilitas, serta anak-anak mendapat perhatian dan pendampingan ekstra.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan laporan di lapangan, pemerintah memastikan bahwa masyarakat tidak akan dibiarkan berjuang sendirian dalam menghadapi dampak bencana. Arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto menekankan pentingnya kehadiran negara dalam mengawal masa tanggap darurat hingga tahapan pemulihan pascabencana secara berkelanjutan.
Selain peninjauan logistik dan kesehatan, kunjungan Wapres turut diisi dengan kegiatan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban gempa. Melalui kerja sama dengan mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, berbagai aktivitas trauma healing seperti bernyanyi dan bermain bersama dihadirkan untuk mencairkan suasana serta memulihkan mental anak-anak dari trauma bencana.