Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Batu Bara China Turun di Bawah 50%,...
BERITA

Batu Bara China Turun di Bawah 50%, Energi Terbarukan Naik

By Dewi Lestari • 2 min read • 30 Juli 2026
Grafik penurunan bauran batu bara dan peningkatan energi terbarukan di China hingga 2026

Grafik penurunan bauran batu bara dan peningkatan energi terbarukan di China hingga 2026

Untuk pertama kalinya dalam sejarah, kurang dari setengah listrik China berasal dari batu bara pada enam bulan pertama tahun 2026. Capaian ini menandai tonggak simbolis dalam pergeseran Negeri Tirai Bambu menuju energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan.

Berdasarkan data dari Administrasi Energi Nasional China, pembangkit listrik tenaga batu bara hanya menyumbang 49,7% dari total produksi listrik selama periode Januari hingga Juni 2026. Angka ini menjadi yang terendah sepanjang catatan dan menunjukkan keberhasilan diversifikasi energi.

Sumber energi terbarukan kini memasok lebih dari 40% kebutuhan listrik China. Para pejabat dalam konferensi pers pada Kamis (30/7/2026) mengungkapkan bahwa tenaga angin dan surya saja berkontribusi hampir seperempat dari total produksi listrik nasional.

China memang telah bertahun-tahun memperluas kapasitas tenaga angin dan surya di berbagai wilayah. Namun demikian, batu bara tetap dipertahankan sebagai inti sistem ketenagalistrikan untuk menghindari potensi kekurangan pasokan yang dapat mengganggu aktivitas ekonomi dan industri.

Pencapaian ini sekaligus menjawab kritik dunia terhadap China sebagai konsumen batu bara terbesar global. Meskipun masih bergantung pada batu bara, penurunan porsi di bawah 50% dinilai sebagai langkah maju yang signifikan dalam upaya menekan emisi karbon dan mencapai target netralitas karbon pada 2060.

Para analis memproyeksikan tren penurunan penggunaan batu bara di China akan terus berlanjut seiring dengan masifnya pembangunan pembangkit listrik tenaga angin, surya, dan nuklir. Namun kecepatan transisi tetap harus diimbangi dengan stabilitas jaringan listrik mengingat permintaan energi yang terus tumbuh.

Topics
china batu bara energi terbarukan tenaga surya tenaga angin transisi energi administrasi energi nasional china emisi karbon netralitas karbon ketenagalistrikan
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.