Masa depan Joao Palhinha dipastikan berakhir di Bayern Munich. Gelandang asal Portugal itu tak masuk dalam rencana pelatih Vincent Kompany dan kini menjadi incaran dua raksasa Serie A, Juventus dan AC Milan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Setelah menjalani masa peminjaman selama satu musim di Tottenham Hotspur, Palhinha kembali ke Bavaria. Namun alih-alih mendapat tempat di skuad utama, ia justru masuk daftar pemain yang bisa ditinggalkan.
Direktur olahraga Bayern Munich, Max Eberl, secara blak-blakan mengonfirmasi situasi tersebut. Dalam konferensi pers, Eberl menyatakan tiga pemain sudah tak punya masa depan di klub.
"Kami punya tiga pemain yang siap kami lepas. Mereka tak punya masa depan di Bayern. Jika mereka memilih bertahan, itu akan sulit karena mereka bukan bagian dari rencana kami dan tak akan mendapat peran," ujar Eberl.
Nama Palhinha disebut-sebut menjadi salah satu dari trio pemain yang masuk daftar jual Bayern. Dua nama lainnya adalah bek kanan Sacha Boey dan winger Bryan Zaragoza.
Menariknya, Palhinha disebut masuk dalam pantauan Juventus dan Milan. Kedua klub Serie A itu tengah mencari amunisi baru di lini tengah dan melihat pengalaman internasional Palhinha sebagai nilai tambah.
Bagi Juventus, musim panas ini menjadi momen peremajaan skuad di lini tengah. Sementara Milan di bawah asuhan pelatih anyar Ruben Amorim mengincar profil gelandang bertahan yang disiplin dan fisik, yang sangat cocok dengan karakter permainan Palhinha.
"Palhinha adalah opsi menarik bagi kedua tim. Pengalamannya di Premier League dan Bundesliga membuatnya siap bersaing di level tertinggi," demikian analisis media Italia.
Harga menjadi faktor penentu. Bayern pernah memboyong Palhinha dari Fulham dengan nilai lebih dari 50 juta euro pada 2024. Namun kini, banderolnya anjlok menjadi sekitar 15-20 juta euro karena usianya yang sudah 31 tahun.
Bayern pun disebut terbuka dengan skema peminjaman dengan opsi pembelian. Pendekatan serupa pernah mereka lakukan saat melepas Palhinha ke Tottenham musim lalu. Fleksibilitas ini memperluas daftar klub peminat, termasuk kemungkinan kembali ke Portugal bersama Benfica.
Palhinha sendiri pernah mengakui keinginannya untuk pulang ke Portugal di masa depan. Namun tawaran dari Juventus dan Milan bisa menjadi godaan tersendiri bagi pemain yang ingin kembali menunjukkan kualitasnya di panggung Eropa.