Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Bos BTN Beberkan Jurus Jitu Wujudkan...
BERITA

Bos BTN Beberkan Jurus Jitu Wujudkan 3 Juta Rumah Terjangkau

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 30 Juli 2026
Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu memaparkan strategi KPR dan program 3 juta rumah terjangkau

Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu memaparkan strategi KPR dan program 3 juta rumah terjangkau

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon Napitupulu, membeberkan sejumlah strategi jitu untuk mewujudkan program ambisius pembangunan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia. Komitmen ini diiringi dengan upaya ekspansif memperluas akses kepemilikan rumah serta menjaga kualitas pembiayaan melalui inovasi dan transformasi digital.

Nixon mengungkapkan bahwa BTN telah mendapat penugasan pembiayaan perumahan nasional sejak 1976, menjadikan bank pelat merah ini sebagai aktor kunci dalam pembiayaan perumahan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Bahkan, BTN disebut sebagai pencetus istilah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang pertama kali diperkenalkan pada tahun yang sama.

"Kredit Pemilikan Rumah itu diciptakan di BTN sebenarnya tahun 1976," ungkap Nixon dalam acara Financial Talks CNBC Indonesia, Kamis (30/7/2026). Hingga kini, BTN telah menyalurkan pembiayaan untuk 6,1 juta unit rumah di seluruh Indonesia dengan mayoritas diperuntukkan bagi kelas menengah ke bawah.

Saat ini, BTN masih mendominasi pangsa pasar pembiayaan rumah subsidi pemerintah dengan kisaran 70 hingga 80 persen. Secara keseluruhan, porsi KPR BTN di pasar nasional mencapai 39 hingga 40 persen, dengan kapasitas pembiayaan tahunan mencapai 250.000 hingga 350.000 unit rumah.

Sepanjang semester I-2026, BTN mencatat pertumbuhan positif penyaluran KPR. KPR subsidi tumbuh 8,1 persen, sementara penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) bagi pelaku usaha informal mencapai Rp 4,1 triliun dari target tahunan Rp 10 triliun. KPP sendiri menyasar kelompok wirausaha seperti pedagang, pemilik salon, tukang cukur, hingga pelaku industri kreatif.

"Kita sudah sampai dengan Juni sudah tumbuh 4,8 persen. Paling besar itu dari KPR subsidi 8,1 persen. Kemudian selain FLPP atau program KPR subsidi, pemerintah juga punya program KPP. Di KPP ini kita sudah menyalurkan kurang lebih Rp 4,1 triliun di 6 bulan ini. Target kita Rp 10 triliun," jelasnya.

Menurut Nixon, pemerintah menjalankan dua skema utama untuk mengejar target 3 juta rumah, yaitu pembiayaan KPR bersubsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan kuota 350.000 unit tahun ini, serta program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang menyasar renovasi rumah bagi ratusan ribu keluarga.

Kehadiran program KPP dinilai menjadi solusi bagi masyarakat segmen wirausaha yang tidak memiliki slip gaji tetap. Program ini memungkinkan mereka mengakses pembiayaan rumah sekaligus tempat usaha, mengatasi persoalan klasik akses kredit bagi pekerja informal.

Nixon mengakui permintaan rumah dari masyarakat berpenghasilan rendah masih tinggi, namun tantangan justru muncul dari sisi pasokan. Perlambatan pembangunan oleh pengembang, proses sertifikasi, dan perizinan dinilai menghambat realisasi akad KPR subsidi. Meski demikian, BTN optimistis mampu mengejar target penyaluran 350.000 unit hingga akhir 2026.

Salah satu upaya percepatan adalah transformasi digital yang agresif. BTN memangkas waktu proses pengajuan KPR dari maksimal 5 hari menjadi 3 hari dengan mengandalkan kecerdasan buatan (AI) dalam penilaian dan pemrosesan. "Ya kita memang banyak melakukan inovasi terutama di bisnis proses. Kita kalau sudah bisa berhasil 5 mau dorong ke 3 hari sebenarnya," tegasnya.

BTN juga memperkuat sinergi dengan Danantara untuk menyukseskan program 3 juta rumah. Kolaborasi mencakup pameran perumahan nasional, penyediaan pendanaan jangka pendek dan menengah, hingga program kepemilikan rumah bagi pegawai BUMN. "Ini adalah upaya-upaya creating new demand mendorong supaya perumahan tetap bisa tumbuh. Karena dampaknya ke pertumbuhan ekonomi cukup bagus, multiplier efeknya ada 182 subsektor bergerak begitu perumahan itu hidup," tandas Nixon.

Topics
btn kpr rumah terjangkau nixon napitupulu program 3 juta rumah flpp kpp subsidi perumahan danantara digitalisasi perbankan
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.