Sejumlah turis terjebak dan terseret arus deras saat terjadi banjir bandang di Air Terjun Mae Sa, Chiang Mai, Thailand, pada 15 Agustus 2026. Peristiwa menegangkan tersebut terekam kamera ketika air meluap secara cepat dan mengejutkan pengunjung yang berada di area Doi Suthep-Pui National Park.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, air bah berarus kuat tiba-tiba mengepung sekelompok wisatawan yang sedang berada di atas batuan tengah sungai. Para turis terlihat panik dan saling berpegangan erat satu sama lain demi bertahan dari terjangan arus air yang sangat kuat.
Beberapa wisatawan sempat berjuang menjaga keseimbangan sebelum akhirnya terseret arus deras ke bagian hilir air terjun di tengah teriakan minta tolong dari pengunjung lain. Beruntung, tim penjaga taman nasional bergerak cepat memberikan pertolongan dan membawa seluruh korban ke lokasi aman.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePara turis dilaporkan hanya mengalami luka-luka ringan berupa lecet akibat hantaman air dan langsung mendapatkan perawatan medis darurat di lokasi kejadian. Akses menuju kawasan Air Terjun Mae Sa pun langsung ditutup sementara waktu untuk kepentingan keamanan pascakejadian tersebut.
Peringatan Waspada Wisatawan di Musim Hujan
Saksi mata bernama Arttie Martin mengungkapkan bahwa insiden mengerikan itu terjadi hanya dalam hitungan detik ketika petugas sempat meniup peluit peringatan sesaat sebelum air bah datang. Ia mengaku bersyukur batal turun ke air karena hampir ikut menjadi korban dalam bencana alam mendadak tersebut.
Arttie Martin sengaja membagikan rekaman video insiden menegangkan tersebut sebagai peringatan penting bagi para pelancong agar lebih waspada terhadap bahaya tersembunyi di sekitar air terjun. Kondisi alam di wilayah Thailand dinilai dapat berubah secara ekstrem dalam waktu sangat singkat terutama pada periode musim hujan.
"Terutama selama musim hujan, saat mengunjungi air terjun, Anda harus berhati-hati, mematuhi rambu peringatan, serta memantau ketinggian dan kecepatan air," ujar Arttie Martin mengingatkan para wisatawan.
Pihak pengelola taman nasional mencatat bahwa kenaikan debit air yang terjadi secara tiba-tiba kerap memicu banjir bandang di kawasan pegunungan tanpa memberikan banyak waktu bagi pengunjung untuk menyelamatkan diri. Faktor cuaca ekstrem menuntut tingkat kewaspadaan ekstra dari setiap pendaki maupun pelancong.
Peristiwa berbahaya di objek wisata air terjun sebelumnya juga pernah dilaporkan di berbagai belahan dunia, termasuk insiden turis nekat melompati pagar pengaman di Air Terjun Iguazu, Brasil, demi mengambil barang pribadi yang terjatuh.
Otoritas pariwisata setempat terus mengimbau seluruh pengunjung agar senantiasa menaati instruksi petugas keselamatan dan menjauhi area aliran air deras demi mencegah terjadinya insiden serupa di masa mendatang.