Kabayan News Kabayan News
/home / berita / DFB Konfirmasi Kesepakatan Kontrak...
BERITA

DFB Konfirmasi Kesepakatan Kontrak Jürgen Klopp Hampir Rampung

By Dewi Lestari • 2 min read • 16 Juli 2026
Jürgen Klopp di ambang kesepakatan untuk menjadi pelatih kepala baru Timnas Jerman bersama DFB

Jürgen Klopp di ambang kesepakatan untuk menjadi pelatih kepala baru Timnas Jerman bersama DFB

Mantan manajer legendaris Jürgen Klopp dilaporkan berada di ambang pintu untuk secara resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala baru Timnas Jerman. Langkah krusial ini diambil setelah adanya pembicaraan intensif yang dilakukan oleh pihak Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB) dengan perusahaan raksasa Red Bull selaku pemberi kerja Klopp saat ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, proses negosiasi tersebut berjalan sangat positif dan kesepakatan penuh antara kedua belah pihak kini sudah sangat dekat untuk dicapai. Menurut pernyataan dari seorang pejabat internal DFB kepada kantor berita Jerman SID, pembicaraan ini sudah memasuki fase final. "Kami sudah berada di garis finis," ujar perwakilan DFB tersebut terkait perkembangan negosiasi.

Dari pantauan redaksi, Jürgen Klopp saat ini sebenarnya masih terikat kontrak jangka panjang dengan kubu Red Bull sebagai Head of Global Soccer yang dijadwalkan berjalan hingga tahun 2029 mendatang. Namun, berkat pendekatan yang intensif dan kompromi dari seluruh pihak, klausul pelepasan sang pelatih menuju tim nasional tampaknya berjalan mulus.

Berdasarkan rencana strategis DFB, juru taktik karismatik berusia 59 tahun tersebut diproyeksikan kuat untuk menggantikan posisi Julian Nagelsmann di kursi kepelatihan Der Panzer. Melalui pengamatan tim redaksi, Jürgen Klopp diharapkan bakal menandatangani kontrak jangka panjang untuk memimpin Timnas Jerman yang akan berlaku hingga selesainya gelaran Piala Dunia 2030.

Topics
jürgen klopp dfb timnas jerman red bull julian nagelsmann piala dunia 2030
Koresponden Internasional & Analis Global

Dewi membawa perspektif global untuk pembaca Kabayan News. Dengan pengalaman tinggal di Amerika Serikat, Inggris, dan Singapura, ia memahami dinamika geopolitik dan ekonomi dunia. Kini berbasis di Jakarta, ia meliput bagaimana isu global berdampak pada Indonesia, dengan fokus pada hubungan internasional, perdagangan global, dan isu-isu kemanusiaan.