Pekan pembuka Scottish Premiership musim 2026-2027 langsung menyajikan duel menarik kala Dundee United menjamu Rangers di Tannadice Park. Tuan rumah bertekad memulai musim dengan hasil manis setelah finis di peringkat ketujuh pada musim lalu, sementara tim tamu datang membawa ambisi besar di bawah komando manajer anyar mereka.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dundee United sebenarnya menunjukkan performa yang cukup solid sepanjang babak penyisihan grup Scottish League Cup dengan mengamankan tiga kemenangan dari empat laga. Kendati demikian, kekalahan tipis 2-3 dari Salford City pada partai uji coba terakhir memperlihatkan bahwa lini pertahanan mereka masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup besar ketika kehilangan penguasaan bola.
Lini serang tuan rumah diprediksi akan kembali bertumpu pada ketajaman Lachlan Rose yang sudah mengoleksi tiga gol di ajang piala. Berduet dengan Zak Sapsford dan Jesse Randall, mereka bakal mencoba memberikan tekanan maksimal kepada barisan belakang lawan, meski catatan rekor pertemuan tidak memihak karena mereka belum pernah menang atas Rangers sejak Agustus 2021 silam.
Di sisi lain, Rangers memasuki musim kompetisi kali ini dengan atmosfer segar berkat kehadiran Derek McInnes di kursi kepelatihan menggantikan Danny Röhl. Sentuhan awal sang juru taktik langsung membuahkan hasil positif melalui kemenangan 2-1 atas Saint-Etienne serta hasil imbang tanpa gol kala menghadapi West Ham United di laga pramusim.
Sejumlah pemain anyar diprediksi bakal langsung turun sejak menit awal untuk memperkuat lini tengah dan depan tim tamu. "Kami harus tampil solid dan menunjukkan mentalitas pemenang sejak pertandingan pertama kompetisi resmi," ujar salah satu sumber internal klub menggambarkan optimisme skuad menyambut musim baru.
Meskipun Dundee United dipastikan bakal memberikan perlawanan sengit di hadapan pendukungnya sendiri, kedalaman skuad serta kualitas individu yang dimiliki tim tamu membuat mereka lebih diunggulkan. Kombinasi taktik baru dan motivasi tinggi pemain untuk memikat sang pelatih baru diyakini menjadi kunci penentu jalannya laga.