Singapura, kawasan Waterloo Street segera bertransformasi. Otoritas Pembangunan Kembali Perkotaan atau URA merencanakan penataan besar-besaran untuk meningkatkan kenyamanan pejalan kaki dan menghidupkan suasana kawasan Bras Basah.Bugis.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Proyek yang ditargetkan rampung pada 2027 ini akan menghadirkan trotoar yang lebih lebar dengan deretan pohon rindang. Selain itu, akan dibangun koneksi pejalan kaki yang terlindung dan ruang-ruang publik untuk berbagai kegiatan pop-up, demikian pernyataan URA dalam rilis media pada Kamis (11/12).
URA telah membuka tender untuk menunjuk kontraktor pelaksana proyek. Sebagai langkah awal, area parkir di pinggir jalan sepanjang Waterloo Street antara Middle Road dan Bras Basah Road akan dihapus untuk memberi ruang bagi trotoar yang lebih luas.
Penataan ini juga mencakup penambahan elemen lansekap dan pepohonan untuk menciptakan lingkungan yang lebih teduh dan ramah bagi pejalan kaki. URA menyatakan, jalur setapak baru akan dibangun di sepanjang Waterloo Link serta jembatan tertutup yang menghubungkan Waterloo Street ke Bencoolen Street dan Queen Street.
Konektivitas itu akan memudahkan akses menuju stasiun MRT Bencoolen dan Bras Basah. Trotoar yang lebih lebar juga dirancang untuk menjadi ruang serbaguna bagi acara outdoor dan kegiatan komunitas di masa mendatang.
Menanggapi masukan dari kelompok seni saat proses konsultasi, URA memutuskan untuk memasang titik pasokan air dan listrik di sepanjang Waterloo Street. Fasilitas ini akan mendukung penyelenggaraan acara publik dan kegiatan kesenian di kawasan tersebut.
Menteri Kedua Pembangunan Nasional, Indranee Rajah, mengungkapkan apresiasinya melalui unggahan Facebook. Dia menyebut proyek ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan untuk meremajakan kawasan Bras Basah.Bugis dan memperkuat identitasnya sebagai pusat kreatif untuk seni, budaya, dan pendidikan.
Indranee menambahkan bahwa pihaknya telah mengumpulkan ide dan masukan dari pemangku kepentingan serta masyarakat. Banyak dari mereka yang berharap agar kawasan tersebut menjadi lebih mudah diakses dan memiliki suasana jalan yang lebih menarik.
Rencana penataan ini telah dipamerkan kepada publik dalam beberapa kesempatan, mulai dari pameran di Waterloo Centre pada 2021, Pameran Master Plan Rekreasi 2024, hingga Pameran Master Plan 2025. URA menegaskan, proyek ini memperkuat fokus Master Plan 2025 untuk meremajakan pusat kota.
Master Plan tersebut bertujuan menjadikan pusat kota sebagai destinasi inklusif bagi bisnis, pariwisata, dan budaya yang mempertemukan orang-orang dari berbagai latar belakang. Penataan Waterloo Street sendiri merupakan rangkaian proyek peningkatan di kawasan Bras Basah.Bugis.
Sebelumnya, URA juga telah melebarkan trotoar di Queen Street, Bencoolen Street, dan Coleman Street. Selain itu, kawasan Armenian Street telah dipedestrianisasi dan kini menjadi lokasi favorit untuk berbagai acara serta kegiatan komunitas.
URA berharap, peningkatan ini akan melengkapi upaya pembentukan kawasan seni dan budaya yang lebih luas dengan menghubungkannya ke Civic District dan Fort Canning. Bulan lalu, jalur sepeda baru juga telah selesai dibangun di Bencoolen Street antara Rochor Road dan Middle Road.
Keberadaan jalur sepeda itu kini melengkapi rute bersepeda di Bencoolen Street dan menyediakan akses langsung dari Bras Basah.Bugis ke Civic District. URA mengatakan, peningkatan jalan di kawasan ini akan memberi lebih banyak peluang bagi komunitas untuk berpartisipasi aktif dalam upaya penataan kota.
Perbaikan ini juga diharapkan dapat mendukung kalender acara tahunan di kawasan tersebut, seperti Singapore Design Week, SMU Arts Fest, dan Singapore Night Festival. Dengan berbagai pembenahan ini, Waterloo Street diharapkan menjadi wajah baru yang lebih hidup dan nyaman bagi warga serta pengunjung Singapura.
Proyek ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menciptakan ruang kota yang tidak hanya fungsional, tetapi juga mampu membangkitkan semangat komunitas dan kreativitas.