Kabayan News Kabayan News
/home / internasional / Israel Tolak Usulan Mediator Gaza,...
INTERNASIONAL

Israel Tolak Usulan Mediator Gaza, Bersikukuh Hamas Dilucuti

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 31 Juli 2026
Anggota Brigade Al-Qassam di Khan Yunis Gaza, terkait penolakan Israel terhadap proposal mediator

Anggota Brigade Al-Qassam di Khan Yunis Gaza, terkait penolakan Israel terhadap proposal mediator

Pemerintah Israel secara resmi menolak proposal yang disepakati para mediator bersama faksi-faksi Palestina di Kairo, Mesir. Penolakan ini disampaikan di tengah upaya mencari solusi atas konflik di Jalur Gaza yang masih berkepanjangan.

Menurut laporan harian Israel Yedioth Ahronoth, dokumen kesepakatan yang terdiri dari 15 poin itu dinilai tidak cukup memenuhi tuntutan Israel. Salah satu sumber yang dikutip media tersebut menyebut bahwa Israel telah menyampaikan keberatannya kepada Tony Blair, mantan Perdana Menteri Inggris yang bertindak sebagai utusan khusus.

Sikap tegas Israel tertuang dalam salah satu klausul utama, yakni tidak akan menarik pasukan dari apa yang disebut "Garis Kuning" sebelum Hamas dilucuti secara total dan Jalur Gaza sepenuhnya didemiliterisasi. Hal ini menjadi batu sandungan utama dalam proses negosiasi yang saat ini berlangsung.

Yedioth Ahronoth juga melaporkan bahwa isu Gaza sama sekali tidak dibahas dalam pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pekan ini. Ketiadaan pembahasan ini menandakan bahwa ada jarak pandang yang cukup lebar antara kedua pemimpin terkait langkah penyelesaian di Gaza.

Di sisi lain, seorang sumber diplomatik AS menyatakan bahwa pembicaraan dengan para mediator di Kairo masih terus berjalan dan menunjukkan kemajuan. Sumber tersebut menjelaskan bahwa peta jalan yang diajukan mencakup pembongkaran semua jenis senjata, baik berat maupun ringan, tanpa kecuali, serta penghancuran terowongan, gudang amunisi, dan fasilitas produksi senjata.

Perbedaan mendasar antara Israel, Amerika Serikat, dan para mediator terletak pada nasib senjata yang disita. Disebutkan bahwa kesepakatan yang diusulkan mengizinkan penyimpanan senjata di dalam Gaza setelah dinonaktifkan di bawah pengawasan internasional. Sementara itu, Israel bersikukuh bahwa seluruh persenjataan harus dikeluarkan dari wilayah Gaza secara mutlak.

Sikap keras Israel ini menunjukkan bahwa jalan menuju gencatan senjata masih panjang. Tuntutan pelucutan senjata Hamas yang dianggap sebagai organisasi teroris oleh Israel dan sekutunya menjadi isu yang paling krusial dan belum menemukan titik temu dalam setiap putaran negosiasi.

Topics
israel hamas gaza mediator kairo negosiasi damai tony blair yedioth ahronoth pelucutan senjata donald trump konflik timur tengah
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.