Suasana duka menyelimuti gedung legislatif Ekuador setelah kabar meninggalnya Direktur Pusat Intelijen Nasional, Michele Sensi-Contugi. Sebagaimana diwartakan oleh media El Universo, Asamblea Nacional langsung mengambil sikap inisiatif untuk menggelar penghormatan resmi bagi almarhum dan istrinya yang turut menjadi korban.
Sebelum memulai agenda persidangan pleno, pimpinan dewan memimpin jalannya upacara penghormatan dengan mengheningkan cipta. Simbol duka institusional tampak jelas di pintu masuk ruangan sidang dengan dipasangnya pita hitam pada panji kenegaraan serta bendera nasional yang dikibarkan setengah tiang.
Tragedi nahas tersebut terjadi pada 19 Agustus di wilayah Samburu, Kenia, akibat insiden kecelakaan helikopter yang merenggut nyawa Michele Sensi-Contugi beserta istrinya, Stephany Hollihan. Kejadian ini sontak memicu gelombang belasungkawa dari berbagai kalangan lintas fraksi politik di parlemen.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Lebih dari sekadar perbedaan politik dan ideologi, rasa duka atas kehilangan nyawa secara mendadak ini menyatukan kita semua dalam rasa hormat, kepekaan kemanusiaan, serta empati institusional yang tulus," demikian pernyataan resmi pimpinan legislatif saat membuka persidangan.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, pihak parlemen berencana menerbitkan dokumen resolusi belasungkawa resmi. Pemerintah Ekuador melalui kementerian terkait juga langsung bergerak aktif mengurus proses pemulangan jenazah serta memastikan perlindungan keamanan bagi anak-anak korban.