Efektivitas laser Q-Switched 1064/532 nm Nd YAG dalam prosedur penghapusan tato artistik maupun kosmetik ternyata dipengaruhi secara signifikan oleh letak anatomi pada tubuh pasien.
Berdasarkan laporan yang dipublikasikan dalam Journal of Cosmetic Dermatology, studi retrospektif ini melibatkan 111 pasien di pusat perawatan kulit di Israel dan Albania.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePengamatan Kabayan News menunjukkan bahwa para peneliti mengevaluasi tingkat pembersihan pigmen tato melalui foto klinis sebelum dan sesudah perawatan menggunakan protokol laser tersebut.
Sebagaimana dilaporkan oleh para peneliti, rata-rata pasien menjalani 2,5 sesi perawatan dengan tingkat pengurangan pigmen tato yang terlihat mencapai 64,1 persen.
Analisis Kabayan News mengungkapkan bahwa tato yang berada di area anggota gerak atau tungkai memiliki tingkat pembersihan yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan area kepala, leher, atau torso.
Selain lokasi tubuh, faktor jenis kelamin dan warna tato juga memegang peranan penting dalam menentukan tingkat keberhasilan pemudaran pigmen.
Mengutip data dari studi tersebut, tato dengan banyak warna menunjukkan tingkat pembersihan yang lebih tinggi secara signifikan daripada tato monokromatik.
Dari analisis lebih lanjut, sebagian besar pasien tidak mengalami efek samping serius, meskipun beberapa melaporkan hiperpigmentasi pascainflamasi atau eritema ringan yang bersifat sementara.