Berdasarkan laporan media internasional, tim penyelamat di Kenia akhirnya merampungkan proses evakuasi seluruh korban tewas dalam insiden tragis kecelakaan helikopter. Peristiwa nahas tersebut terjadi di dekat gunung Ololokwe, wilayah Samburu, dan merenggut nyawa tujuh orang.
Mengutip keterangan resmi dari kepolisian setempat, proses evakuasi sempat memakan waktu tambahan untuk menemukan sisa korban di kawasan perbukitan Shabashi. Komandan Kepolisian Kabupaten Samburu, David Nkoroi, menyatakan bahwa seluruh jenazah kini telah berhasil diamankan untuk menjalani pemeriksaan forensik lanjutan.
Tragedi ini menyita perhatian publik internasional lantaran korban tewas meliputi sejumlah tokoh penting. Di antara para korban terdapat Direktur Pusat Intelijen Nasional Ekuador atau CNI, Michele Sensi-Contugi, beserta istrinya yang juga seorang desainer ternama, Stephany Hollihan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain pasangan tersebut, kecelakaan helikopter ini turut menelan korban jiwa dari berbagai latar belakang profesi global. Beberapa di antaranya adalah pimpinan media asal Amerika Serikat José Alberto Suárez, pilot kenamaan Kenya John Outram, serta sejumlah pengusaha internasional.
Hingga kini, otoritas penerbangan sipil bersama tim investigasi kecelakaan udara masih mendalami penyebab pasti jatuhnya helikopter tersebut. Mengingat kondisi jenazah yang mengalami luka bakar parah akibat kebakaran pascakecelakaan, proses identifikasi DNA di Nairobi menjadi langkah krusial sebelum jenazah dipulangkan ke negara masing-masing.