Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan peringatan serius kepada masyarakat di wilayah Kalimantan agar mewaspadai dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu imbauan utama yang disoroti adalah agar warga menghentikan kebiasaan merokok demi melindungi kesehatan organ pernapasan.
Berdasarkan laporan dari media, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman menekankan pentingnya menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) secara konsisten di tengah situasi darurat kabut asap ini. "Konsumsi makanan bergizi, cuci tangan pakai air dan sabun, istirahat cukup, dan hindari merokok untuk menjaga daya tahan tubuh," ujar Aji saat dikonfirmasi, Kamis (20/8/2026).
Masyarakat juga diminta untuk tidak mengabaikan gejala awal gangguan kesehatan, terutama yang berkaitan dengan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Warga diimbau segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila merasakan keluhan seperti sesak napas atau batuk berkepanjangan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSebagaimana diwartakan, kelompok rentan seperti bayi, balita, ibu hamil, lansia, serta penderita penyakit jantung dan paru-paru harus mendapat perhatian ekstra. Pemerintah menyarankan agar aktivitas di luar ruangan dibatasi, serta menggunakan masker yang rapat jika terpaksa beraktivitas di luar rumah saat kabut asap pekat.