Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan peninjauan langsung ke lokasi pengungsian korban gempa bumi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (20/8). Dalam kunjungan tersebut, Gibran mendatangi tenda darurat yang didirikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TC Hillers, Maumere.
Berdasarkan laporan media, Gibran secara khusus menyapa para ibu yang baru saja melahirkan dan terpaksa dirawat di tenda darurat akibat fasilitas rumah sakit yang terdampak gempa. Dalam kesempatan itu, ia memberikan instruksi kepada pihak rumah sakit untuk meningkatkan kenyamanan di dalam tenda.
"Nanti tolong itu ditambahi penutupnya," ujar Gibran saat memberikan arahan kepada pengurus rumah sakit setelah menyadari adanya celah pada penutup tenda yang membuat cahaya matahari menembus ke dalam.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeSelain berdialog dengan para ibu, putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo ini juga berkeliling meninjau fasilitas rumah sakit, termasuk menengok ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU) untuk memastikan perawatan intensif bagi bayi tetap terjaga meski dalam situasi darurat pascagempa.
Suasana sempat mencair saat Bupati Sikka, Juventus Prima Yoris Kago, melontarkan candaan dengan meminta Gibran memberikan nama bagi salah satu bayi yang baru lahir di sana. Sebelum menyambangi rumah sakit, Gibran diketahui telah meninjau SD Inpres Wairklau serta mengecek kerusakan pada Pelabuhan Laurentius Say di Maumere.
Sebagaimana diwartakan, situasi di NTT masih dalam kondisi darurat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga Rabu (19/8) malam, terdapat 71 korban jiwa akibat musibah gempa bumi tersebut, dengan jumlah pengungsi yang mencapai 59.647 orang di seluruh wilayah NTT.