Sebagaimana diwartakan oleh media lokal, suasana kebahagiaan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di Semarang mendadak berubah menjadi duka mendalam. Seorang peserta paduan suara bernama Ida Ariyani, yang berusia 59 tahun, menghembuskan napas terakhirnya di atas panggung secara mendadak.
Sebelum kejadian tragis tersebut, pihak keluarga sempat merasakan adanya firasat ganjil. Mengutip keterangan dari pihak keluarga, mereka sempat mengomentari riasan wajah korban melalui panggilan video dengan ungkapan "terlalu putih makeup-nya, terlalu pucat" beberapa saat sebelum ia tampil.
Berdasarkan laporan di lapangan, momen detik-detik jatuhnya korban sempat terekam dalam video amatir berdurasi 20 detik yang kemudian beredar luas. Dalam rekaman itu, korban bersama rekan-rekannya tengah mengikuti alunan musik sebelum akhirnya kehilangan keseimbangan dan tidak sadarkan diri.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut keterangan sang kakak, Rusiana, korban dikenal sebagai sosok yang sangat aktif, ceria, dan memiliki semangat tinggi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Persiapan menuju pentas tersebut bahkan telah dilakukan bersama kelompoknya selama berminggu-minggu menjelang hari H.
Kendati demikian, pihak keluarga tidak menampik bahwa korban memiliki riwayat masalah kesehatan berupa penyakit jantung serta keluhan miom berukuran kecil. Meskipun sempat mengeluhkan kondisi tubuhnya yang terasa lemas sebelum pentas dimulai, korban tetap bertekad untuk memberikan penampilan terbaiknya.