AS Roma benar-benar serius berbenah menyambut musim baru. I Giallorossi kini bergerak di dua front sekaligus dalam bursa transfer musim panas ini, memburu bek kanan Feyenoord, Givairo Read, dan winger andalan RB Leipzig, Antonio Nusa. Langkah agresif ini sekaligus menjadi jawaban atas desakan keras dari pelatih kepala, Gian Piero Gasperini, yang meminta percepatan perekrutan pemain.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Pemburuan terhadap Givairo Read disebut-sebut telah memasuki fase alot. Dikutip dari laporan Corriere dello Sport, negosiasi antara Roma dan Feyenoord mengalami kebuntuan soal angka. Direktur olahraga Tony D’Amico disebut sudah menjalin komunikasi intensif dengan pihak pemain dan klub asal Belanda tersebut. Bahkan, Gasperini turun tangan langsung dengan menelepon Read untuk meyakinkannya.
Saat menghubungi Read dari pemusatan latihan Roma di Wales, Gasperini secara gamblang memaparkan rencana taktiknya. Pelatih berusia 67 tahun itu menjanjikan posisi starter di sisi kanan pertahanan dan kesempatan bermain di Liga Champions. Godaan bermain di kompetisi elit Eropa ini menjadi senjata utama Roma untuk melawan ketertarikan Nottingham Forest, yang juga mengincar Read tetapi tidak memiliki tiket ke turnamen antarbenua.
Dari sisi finansial, Roma sudah menyodorkan tawaran senilai 25 juta euro, dengan rincian 23 juta euro sebagai biaya tetap dan 2 juta euro bonus. Namun, Feyenoord bersikukuh membanderol pemainnya dengan harga 28 juta euro dalam bentuk jaminan penuh. Situasi ini memicu pelelangan, dan Roma kini menunggu langkah balasan dari Nottingham Forest yang dikabarkan akan memasukkan tawaran tandingan.
Read bukan satu-satunya target. Di waktu yang bersamaan, Roma terus menekan RB Leipzig untuk mendatangkan Antonio Nusa. Pemain asal Norwegia itu dinilai sebagai sosok yang sempurna untuk melengkapi lini serang Giallorossi. Namun, negosiasi juga menemui jalan terjal karena Leipzig membanderol Nusa dengan harga 55 juta euro, sekitar 10 juta euro lebih tinggi dari nilai yang bersedia dikeluarkan Roma.
Tony D’Amico disebut tengah bekerja ekstra untuk menangani kedua negosiasi ini. Ia juga disibukkan dengan menyiapkan opsi alternatif seandainya salah satu atau kedua kesepakatan buntu. Tekanan eksternal kian bertambah setelah Gasperini secara terbuka meminta manajemen untuk bergerak lebih cepat di pasar transfer. Komentar publik pelatih itu secara tak langsung menyoroti kinerja para petinggi klub.
Dengan Read dan Nusa yang telah menjadi prioritas utama musim panas ini, suasana di Trigoria kian mencekam. Keyakinan internal menyebutkan bahwa akan ada titik terang pada Senin mendatang, entah itu berupa terobosan kesepakatan, tawaran penentu, atau keputusan untuk beralih ke target lain.
Situasi ini jelas menjadi ujian besar bagi D’Amico dan jajaran direksi Roma. Mereka dituntut tidak hanya pandai bernegosiasi, tetapi juga cepat mengambil keputusan di tengah persaingan ketat dengan klub lain. Jika berhasil, kedatangan dua pemain incaran ini akan menjadi sinyal kuat ambisi Roma musim depan, terutama di pentas Liga Champions yang telah lama dinantikan.