Kandidat Kongres asal Wisconsin Michael Alfonso mengubah lelucon catatan pembayaran Venmo yang sempat viral menjadi ajang penggalangan dana kampanye politik menghadapi kubu oposisi. Mantan kontroversi catatan aplikasi pembayaran digital tersebut justru dimanfaatkan secara kreatif untuk mendulang dukungan finansial.
"Itu sangat tidak jujur dengan menghilangkan bagian ketika catatan strippers bernilai lima dolar yang tentu saja bukan penari telanjang sungguhan. Anda dapat menulis apa pun di catatan Venmo. Ini adalah lelucon yang gagal dipahami oleh kaum kiri yang tidak punya selera humor," tulis Alfonso lewat tanggapan resminya di media sosial.
Unggahan dari akun media sosial resmi DNC FactPost sebelumnya mendadak viral setelah menyoroti pembayaran Venmo yang dilakukan oleh Alfonso dengan catatan bernada satir seperti "The strippers" dan "High supplies". Pihak konservatif lantas membela sang kandidat dengan menyatakan bahwa catatan tersebut tidak dimaksudkan sebagai jejak audit sungguhan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeTidak tinggal diam, Alfonso langsung meluncurkan seruan penggalangan dana secara terbuka dengan mengajak para pendukungnya untuk menyumbangkan dana minimal lima dolar demi memenangkan pertarungan politik di bulan November mendatang. Sejumlah figur publik dan politisi konservatif turut memberikan pembelaan terhadap aksi lelucon digital khas generasi muda tersebut.
Dukungan Istri dan Reaksi Tokoh Politik
Istri Michael Alfonso, Evita Duffy-Alfonso, turut merespons kontroversi tersebut dengan menyebut isu catatan pembayaran digital ini sebagai skandal khas generasi muda yang dibesar-besarkan oleh kalangan tertentu. Menurutnya, publik di masa depan akan sering menemukan catatan nyeleneh dalam riwayat transaksi keuangan digital.
"Kaum kiri tidak bisa membuat meme, tidak bisa menerima lelucon, lalu heran mengapa mereka terus kehilangan pemilih muda di bilik suara," imbuh Evita memberikan pembelaan terbuka kepada sang suami.
Sejumlah tokoh konservatif seperti editor National Review Charles C.W. Cooke juga memberikan komentar senada bahwa tidak ada pengguna pria yang menggunakan catatan transaksi keuangan secara harfiah tanpa unsur candaan. Perdebatan ini akhirnya memperluas diskursus mengenai cara pandang generasi muda terhadap privasi digital dan aplikasi pembayaran.
Kandidat berusia 26 tahun tersebut sebelumnya berhasil melangkah maju dalam pemilihan pendahuluan Partai Republik di Wisconsin dan bersiap menghadapi lawannya dari Partai Demokrat pada pemilu pertengahan November.