Sebuah insiden mengejutkan terjadi di sebuah rumah sakit perawatan jangka panjang di Seoul, Korea Selatan. Pihak rumah sakit dilaporkan menyimpan potongan jari kaki seorang pasien di dalam kulkas dapur yang biasa digunakan untuk menyimpan minuman dan bumbu masak selama kurang lebih dua pekan.
Sebagaimana diberitakan oleh media KBS, potongan anggota tubuh tersebut ditemukan oleh pihak keluarga saat berkunjung ke rumah sakit. Jari kaki itu disimpan di dalam wadah bubur sekali pakai, berdekatan dengan pasta kedelai dan berbagai minuman milik pasien lainnya.
Potongan jari tersebut diketahui milik seorang pria berusia 60-an tahun dengan disabilitas intelektual yang telah dirawat di fasilitas tersebut selama satu dekade. Pihak keluarga baru mengetahui kondisi tersebut setelah menemukan jari itu tersimpan di kulkas.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeMenurut keterangan pihak keluarga, mereka awalnya diberitahu oleh pihak rumah sakit pada bulan Maret bahwa jari kaki pasien terlepas. Staf rumah sakit beralasan hal itu terjadi karena pasien terjatuh saat dipindahkan menggunakan kursi roda untuk mandi, dan kondisi jari tersebut memang sudah mengalami nekrosis atau pembusukan akibat penyakit kulit.
Lebih lanjut, keluarga pasien mengaku tidak pernah mendapatkan informasi mengenai diagnosis tukak kaki yang sebenarnya telah dicatat dalam catatan keperawatan rumah sakit sejak Desember. Putri pasien menyatakan dirinya baru memahami penyebab jari ayahnya terlepas setelah membaca catatan medis tersebut.
Dalam sebuah rekaman percakapan telepon yang diungkap oleh KBS, pihak rumah sakit berdalih bahwa mereka tidak memiliki wadah yang memadai untuk menyimpan limbah medis tersebut. Pihak rumah sakit juga mengklaim perawat yang bertugas terburu-buru menyimpan jari tersebut di kulkas untuk menangani situasi saat itu, sebelum akhirnya dibuang dengan cara yang benar.
Tindakan ini diduga melanggar undang-undang pengendalian limbah di Korea Selatan yang mewajibkan limbah medis disimpan dalam wadah khusus. Selain itu, penyimpanan di dekat bahan makanan juga dianggap melanggar hukum sanitasi pangan.
Mengutip laporan media, Kementerian Kesehatan Korea Selatan telah menyatakan akan meminta pemerintah daerah setempat untuk segera melakukan investigasi administratif terhadap rumah sakit yang bersangkutan guna mendalami kasus tersebut.