Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Guru Besar UNY Bumikan Wawasan...
BERITA

Guru Besar UNY Bumikan Wawasan Kebangsaan di Pasar Rakyat Sleman

Kegiatan edukasi wawasan kebangsaan oleh Guru Besar FISIP UNY di Pasar Rakyat Sleman

Kegiatan edukasi wawasan kebangsaan oleh Guru Besar FISIP UNY di Pasar Rakyat Sleman

Suasana riuh tawar-menawar, aroma rempah yang khas, dan sapaan hangat antarpedagang mewarnai kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Penugasan yang digelar di Pasar Rakyat KESBANGPOL Sleman. Mengusung tema "Penguatan Wawasan Kebangsaan untuk Mendukung SDGs 4 Berbasis Kearifan Lokal", kegiatan ini secara inovatif menjadikan pasar rakyat sebagai ruang edukasi kebangsaan yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.

Berdasarkan data yang dihimpun, PPM ini merupakan program kolaborasi para Guru Besar Departemen Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), yang diketuai oleh Prof Sunarso dan Prof Suyato. Kegiatan edukatif tersebut terselenggara berkat kerja sama yang sinergis dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman.

Menurut pandangan Prof Sunarso, pasar rakyat bukan sekadar pusat aktivitas ekonomi semata, melainkan sebuah miniatur kehidupan Indonesia yang mencerminkan keberagaman sejati. Di ruang publik inilah masyarakat dari berbagai latar belakang sosial, budaya, dan agama saling bertemu, berinteraksi, serta membangun hubungan harmonis dalam kehidupan bermasyarakat.

Dari pantauan redaksi di lokasi, melalui dialog yang santai dan komunikatif, para pedagang maupun pengunjung diajak merefleksikan kembali nilai-nilai kebangsaan. Nilai-nilai seperti gotong royong, kejujuran dalam bertransaksi, toleransi, dan tanggung jawab sebagai warga negara disampaikan tidak secara formal, melainkan melalui contoh-contoh nyata yang melekat dengan aktivitas pasar.

Prof Sunarso menegaskan bahwa pendidikan kebangsaan perlu hadir di ruang-ruang publik agar nilai-nilai Pancasila tidak berhenti sebagai konsep teoretis semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari. Langkah nyata ini diharapkan mampu memperkuat integrasi sosial di tingkat akar rumput.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4, yakni mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Menurut tim pengabdi, pendidikan tidak semestinya terbatas pada ruang kelas formal, melainkan harus hadir di tengah masyarakat agar lebih kontekstual dan berdampak nyata.

Berdasarkan laporan resmi, selain Prof Sunarso dan Prof Suyato, kegiatan ini juga melibatkan jajaran dosen Departemen PKn FISIP UNY, yaitu Dr Yayuk Hidayah, Muhammad Fikri Alvinca, dan Cucu Sutrisno, serta dosen Fakultas Hukum UNY, Nabila Ihza Nur Muttaqi. Tim redaksi mengamati keterlibatan aktif mahasiswa seperti Arista Khusnul Fadila dan Ranto Praja Hamonangan sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang diharapkan dapat memperkuat pengalaman pembelajaran berbasis pengabdian.

// TOPICS
#pasar_rakyat #sleman #guru_besar #uny #wawasan_kebangsaan #sdgs_4 #pengabdian_masyarakat
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.