Sidang lanjutan kasus pembunuhan Celeste Rivas kembali digelar pada Kamis waktu setempat dengan menghadirkan saksi ahli dari Kepolisian. Suasana haru menyelimuti ruang sidang ketika ibu korban, Celeste Rivas, menangis histeris di tengah pemaparan bukti-bukti penting.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam sidang hari ketiga pendahuluan tersebut, Samantha Tosch yang merupakan ahli kriminalis dari Unit DNA Laboratorium Kejahatan LAPD hadir sebagai saksi. Ia menyampaikan temuan detail terkait dugaan sampel darah yang berisi profil DNA korbannya.
Ibu Celeste Rivas tak sanggup menahan air mata dan harus diberi tisu saat Samantha membeberkan bukti-bukti medis yang diduga kuat identik dengan profil DNA sang putri tercinta. Di sisi lain, terdakwa D4vd justru duduk bersandar di kursinya tanpa menunjukkan reaksi maupun ekspresi apa pun.
Saat memberikan kesaksian kepada Wakil Jaksa Wilayah Beth Silverman, Samantha mengungkapkan bahwa temuan DNA dari noda merah di mobil Tesla dan garasi milik D4vd memiliki tingkat kecocokan yang sangat tinggi dengan Celeste Rivas.
Terkait noda di karpet karet garasi D4vd, Samantha menjelaskan bahwa sampel tersebut mengandung profil sebagian yang konsisten dengan profil DNA Celeste Rivas.
Ia juga menyebutkan bahwa DNA Celeste Rivas tereliminasi dari kantong sampah hitam berdarah di TKP. Namun, terdapat empat kontributor DNA pada kantong tersebut, termasuk D4vd dan dua pria lainnya.
Sementara itu, pada tisu pembersih kuman di dalam kantong sampah, DNA yang ditemukan sangat identik dengan Celeste Rivas hingga tiga triliun kali lebih mungkin cocok, sedangkan DNA D4vd tidak ditemukan pada tisu tersebut.
Melihat jalannya persidangan yang semakin berat, kedua orang tua Celeste Rivas akhirnya memilih meninggalkan ruang sidang lebih awal sebelum tim pemeriksa medis memberikan kesaksian.