Kabar mengejutkan datang dari musisi dan produser kenamaan Sean "Diddy" Combs. Musisi yang sedang menjalani masa hukuman di penjara federal FCI Fort Dix, New Jersey, Amerika Serikat, dilaporkan terlibat perkelahian fisik dengan sesama narapidana hingga harus dijebloskan ke sel isolasi.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa sumber internal, insiden tersebut bermula ketika narapidana lain melontarkan hinaan kepada Diddy. Tak terima dengan ejekan tersebut, maestro hip-hop itu langsung merespons dan situasi dengan cepat memanas di dalam area tahanan.
Perselisihan verbal itu berbuntut pada perkelahian fisik. Kedua tahanan saling dorong dan melayangkan pukulan sebelum akhirnya dilerai oleh petugas penjara yang sigap memisahkan mereka. Diddy disebut sempat "bertahan" dalam perkelahian singkat tersebut sebelum situasi berhasil dikendalikan sepenuhnya.
Akibat insiden tersebut, pihak berwenang penjara langsung menempatkan Diddy di sel isolasi khusus. Hingga kini belum dipastikan apakah ia masih berada di sel isolasi tersebut, namun perkelahian ini berpotensi memberikan konsekuensi jangka panjang terhadap masa hukumannya.
Diddy awalnya dijadwalkan bebas dari penjara pada Februari 2028 dengan asumsi mendapatkan pengurangan hukuman atas kelakuan baik. Namun, jika hasil pemeriksaan menunjukkan dirinya bersalah dalam insiden ini, masa penahanannya di penjara federal berpotensi diperpanjang.
Pihak FCI Fort Dix saat dimintai konfirmasi menyatakan tidak dapat memberikan rincian terkait informasi internal narapidana. "Kami tidak berwenang untuk mengungkapkan atau memberikan informasi internal terkait narapidana dalam pengawasan kami," ujar perwakilan lembaga pemasyarakatan tersebut.
Senada dengan FCI Fort Dix, Federal Bureau of Prisons juga menolak memberikan komentar terkait masalah kedisiplinan individu demi alasan privasi dan keamanan. Sementara itu, pihak perwakilan resmi Diddy hingga saat ini belum memberikan tanggapan terkait kabar perkelahian tersebut.