Mengutip laporan RRI, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali resmi mengoperasikan jembatan penghubung transfer antara terminal internasional dan domestik. Fasilitas anyar ini mulai dibuka bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI guna memudahkan penumpang yang ingin berpindah antar-terminal tanpa harus keluar dari area gedung terminal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penerbangan Garuda Indonesia rute Sydney-Bali menjadi pengguna pertama jembatan transfer tersebut pada Senin sore, diikuti oleh penumpang rute Cengkareng-Bali yang melanjutkan perjalanan ke terminal keberangkatan internasional pada malam harinya.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menyatakan bahwa kehadiran fasilitas ini ditujukan untuk memberikan kemudahan sekaligus mendongkrak pengalaman pelanggan atau customer experience secara keseluruhan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe"Dalam momentum peringatan hari kemerdekaan, dengan bangga kami mempersembahkan fasilitas terbaru di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang dihadirkan untuk semakin mempermudah proses transfer antar terminal," ujar Nugroho Jati menjelaskan inisiatif tersebut.
Ia menambahkan, penumpang yang sudah mengantongi boarding pass lanjutan kini tidak perlu lagi keluar dari gedung terminal kedatangan maupun mengambil bagasi tercatat secara manual. Seluruh urusan bagasi akan langsung ditangani secara simultan oleh pihak ground handling dan maskapai penerbangan.
"Tentunya hal ini merupakan inovasi yang cukup revolusioner, yang prinsipnya akan semakin menghadirkan seamless journey bagi penumpang transfer," lanjut Nugroho Jati.
Sebagaimana diwartakan, pengoperasian jembatan transfer ini mampu memangkas durasi perpindahan penumpang dan bagasi secara drastis. Rata-rata waktu perpindahan penumpang kini dipangkas menjadi hanya 15 menit, sementara proses penanganan bagasi dipangkas hingga menjadi 45 menit.
Sebelum adanya fasilitas ini, waktu tunggu transfer dari internasional ke domestik maupun sebaliknya bisa memakan waktu hingga berjam-jam baik untuk penumpang maupun bagasi.
Sebagai penunjang, jembatan modern ini juga telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti konter Imigrasi, Bea Cukai, Badan Karantina, security check point, hingga eskalator serta lift untuk mengakomodasi penumpang berkebutuhan khusus.