Kematian misterius Nolan Wells di lepas pantai Horn Island terus memicu perdebatan panas. Pihak keluarga menyatakan ketidakpercayaan mereka terhadap klaim kepolisian yang menyebut Nolan tewas tenggelam. Namun, sejumlah warga lokal dan orang yang sering mengunjungi kawasan tersebut mengungkapkan fakta lain mengenai keganasan ombak di sana.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Beberapa orang yang biasa beraktivitas di sekitar pulau tersebut angkat bicara mengenai karakteristik perairan Horn Island yang menipu. Salah seorang operator kapal setempat menjelaskan bahwa perairan di daerah tersebut sangat berbahaya bagi siapa saja, terlepas dari seberapa mahirnya mereka dalam berenang.
"Saya tahu orang-orang yang tumbuh besar di sana dan akhirnya meninggal di sana. Tempat itu akan membuat Anda tunduk dengan sangat cepat. Saya tidak peduli seberapa prima kondisi fisik Anda. Arus itu bisa menyeret Anda, dan sebelum Anda menyadari bahwa Anda dalam masalah, Anda sudah hilang," ujar operator kapal tersebut.
Pernyataan warga lokal ini sekaligus menanggapi argumen dari Ben Crump, pengacara kondang yang mewakili keluarga Wells. Sebelumnya, Ben Crump bersikeras bahwa Nolan sangat kecil kemungkinan untuk tenggelam karena korban memiliki kemampuan berenang yang sangat baik. Fakta dari lapangan ini menunjukkan bahwa kemahiran berenang tidak menjadi jaminan keselamatan di perairan ekstrem tersebut.
Warga juga memberikan penjelasan logis mengenai alasan Nolan memilih tetap tinggal di Horn Island pada pukul 15.00 sore saat perayaan 4 Juli lalu, ketimbang pulang bersama rombongan temannya. Menurut kebiasaan para pelancong di sana, sangat lumrah bagi seseorang untuk memisahkan diri lalu menumpang pulang bersama kelompok pertemanan lain yang mereka temui di lokasi.
Terkait ponsel Nolan yang dibawa oleh temannya, warga menilai hal itu sebagai tindakan yang wajar untuk menjaga agar perangkat elektronik tersebut tetap kering dan aman saat pemiliknya sedang bermain di air. Seperti diketahui, Nolan Wells ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada 6 Juli, dan otoritas berwenang menduga kuat korban tewas karena tenggelam.
Kendati demikian, Ben Crump dan pihak keluarga Wells mendesak adanya penyelidikan lebih lanjut secara independen. Mereka secara terbuka menyatakan ketidakpercayaannya terhadap pihak berwenang Mississippi, mengingat sejarah kelam penegakan hukum di wilayah Deep South terhadap komunitas tertentu.