Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Kebakaran Pasar Sepinggan...
BERITA

Kebakaran Pasar Sepinggan Balikpapan, 40 Kios Ludes Akibat Korsleting

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 31 Juli 2026
Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang menghanguskan puluhan kios di Pasar Sepinggan Balikpapan

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang menghanguskan puluhan kios di Pasar Sepinggan Balikpapan

Kebakaran hebat melanda Pasar Sepinggan, Balikpapan Selatan, Jumat (31/7) pagi. Api menghanguskan puluhan kios pedagang saat aktivitas pasar mulai ramai, diduga dipicu korsleting listrik yang berasal dari salah satu lapak.

Laporan kebakaran diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan sekitar pukul 06.30 WITA. Petugas langsung mengerahkan 15 unit mobil pemadam kebakaran yang dibantu personel TNI, Polri, serta armada pemadam milik Pertamina.

Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali, menjelaskan bahwa sebagian besar bangunan pasar berbahan kayu, sehingga api dengan cepat merambat ke lapak lainnya. "Kondisi bangunan berbahan kayu. Semua unit dan pos sektor kami kerahkan, dibantu personel TNI, Polri, dan armada pemadam Pertamina. Total ada 15 unit mobil pemadam yang diturunkan ke lokasi," ujarnya.

Usman mengakui proses pemadaman sempat terkendala akses menuju lokasi yang sempit, banyaknya warga yang berkerumun, serta jaringan kabel listrik yang melintang di sekitar pasar. Saat ini petugas masih fokus melakukan pendinginan dan pendataan jumlah pasti kios yang terbakar.

Salah seorang pedagang aksesori, Zahra, mengaku mengetahui kebakaran setelah dihubungi ibunya yang lebih dulu berada di pasar. "Saat itu saya masih di rumah, ibu yang sudah ada di lapak. Dia menelepon dan memberi tahu ada kebakaran besar," ujarnya. Zahra memperkirakan kerugian yang dideritanya mencapai puluhan juta rupiah.

Pedagang lainnya, Muhammad Idris, mengatakan melihat kobaran api sekitar pukul 07.15 WITA saat sedang melayani pembeli. "Tiba-tiba api sudah membesar, pedagang dan pengunjung panik semua," katanya. Beruntung lapak miliknya selamat, namun deretan kios di belakangnya habis terbakar.

Idris memperkirakan sekitar 50 lapak terbakar dalam peristiwa tersebut, sementara data sementara dari Dinas Perdagangan mencatat setidaknya 40 kios yang ludes. Api pertama kali diduga muncul dari lapak penjual mi ayam di bagian belakang pasar akibat korsleting listrik.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, membenarkan bahwa area yang terbakar tidak dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR). "Informasi awal ada pengapian akibat korsleting listrik. Di lokasi kejadian juga diakui tidak ada ketersediaan APAR, sehingga pedagang panik dan api sulit diantisipasi sejak awal," jelasnya.

Deretan kios yang terbakar merupakan bangunan lama yang telah berdiri sejak era 1970-an. Pemerintah Kota Balikpapan sebelumnya telah menyusun Detail Engineering Design (DED) sebagai dasar revitalisasi Pasar Sepinggan dan berencana melakukan kaji ulang untuk mempercepat proses revitalisasi.

Sebagai langkah darurat, Dinas Perdagangan meminta seluruh pedagang terdampak untuk segera melapor ke UPTD Pasar Sepinggan agar dapat didata dan difasilitasi tempat penampungan sementara. "Kami sedang memetakan lokasi untuk menyediakan tempat penampungan sementara agar mereka bisa kembali berjualan," pungkas Haemusri.

Topics
kebakaran pasar sepinggan balikpapan korsleting listrik bpbd pedagang pasar bencana kebakaran berita balikpapan pemadam kebakaran revitalisasi pasar kebakaran kios
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.