Teka-teki di balik hilangnya seorang perempuan muda asal Singapura yang sempat membuat keluarganya cemas akhirnya terjemput titik terang. Perempuan berusia 20 tahun tersebut ditemukan dalam keadaan selamat oleh pihak kepolisian di Kamboja setelah sempat dilaporkan hilang secara misterius.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Dalam sebuah rekaman video yang dirilis oleh otoritas Kamboja di Phnom Penh Municipal Police Headquarters, Aishah Siregar memberikan klarifikasi langsung terkait kepergiannya. Ia menegaskan bahwa perjalanannya ke Kamboja murni merupakan keputusan pribadi tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.
"Ini sepenuhnya adalah pilihan saya," ujar Aishah dalam video tersebut, seraya menambahkan bahwa dirinya sengaja pergi ke Kamboja untuk mencari ketenangan karena merasa stres dengan kehidupan di Singapura serta ingin mencari jalan hidupnya sendiri.
Selain membantah menjadi korban perdagangan orang atau sindikat penipuan, Aishah juga menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas kriminal apa pun selama berada di Kamboja. Ia memilih bekerja sebagai seorang pengajar bahasa Inggris setelah memutuskan untuk meninggalkan rutinitas hariannya di negeri asal.
Sebelumnya, kasus ini sempat memicu kekhawatiran publik mengingat Kamboja sering dikaitkan dengan berbagai kasus sindikat penipuan online internasional. Keluarga Aishah sempat panik setelah menemukan paspor miliknya hilang, akun pesan instan dihapus, serta menemukan jejak tiket penerbangan ke Kamboja di dalam surel pribadi korban.
Pihak Kepolisian Singapura bersama Kementerian Dalam Negeri Kamboja kemudian bergerak cepat menindaklanjuti laporan keluarga. Berdasarkan penyelidikan awal, Aishah diketahui sengaja memutuskan komunikasi dengan keluarganya karena masalah pribadi sebelum akhirnya berhasil ditemukan oleh aparat penegak hukum setempat.