Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Boy George Depak Manajer Label...
BERITA

Boy George Depak Manajer Label Rekaman, Tolak Rilis Lagu Pro-Israel

By Redaksi Kabayan News • 2 min read • 2 Agustus 2026
Boy George berpisah dengan manajer label setelah merilis lagu kontroversial pro-Israel

Boy George berpisah dengan manajer label setelah merilis lagu kontroversial pro-Israel

Penyanyi senior asal Inggris, Boy George, mengambil langkah tegas dengan mengakhiri kerja sama dengan manajer label rekaman yang telah mendampinginya selama bertahun-tahun, Tony Pontius. Keputusan ini diambil menyusul penolakan sang manajer untuk merilis singel terbaru Boy George yang berjudul "We Will Dance Again".

Lagu bergenre pop reggae tersebut memicu kontroversi luas karena memuat lirik yang secara terbuka menolak tuduhan genosida terhadap kampanye militer Israel di Gaza. Dalam penggalan lirik pembukanya, sang musisi melantunkan kalimat "You say genocide, I say war" yang langsung menuai perdebatan tajam di ruang publik.

Melalui akun media sosial pribadinya, pentolan Culture Club ini membagikan cerita di balik perpisahannya dengan Tony Pontius yang mengelola label BGP miliknya. "Dalam Buddhisme kita memahami bahwa setiap tindakan pasti ada konsekuensinya. Keputusan saya untuk membela teman-teman Yahudi membuat saya harus kehilangan beberapa orang dalam hidup," tulis Boy George.

Ia mengungkapkan bahwa Tony Pontius secara tegas menyatakan tidak ingin terlibat sama sekali dengan lagu kontroversial tersebut. Mendapat respons penolakan yang keras, Boy George langsung mengambil keputusan kilat untuk mengakhiri hubungan profesional mereka tanpa ragu.

Lagu "We Will Dance Again" sendiri dibuat dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan atau AI serta terinspirasi dari kunjungan Boy George ke pameran Nova Music Festival Exhibition di London. Dalam pameran tersebut, ia sempat bertemu dengan orang tua dari Jake Marlowe, seorang warga negara Inggris-Israel yang menjadi korban tewas dalam serangan tanggal 7 Oktober 2023.

Sebelum pemutusan kontrak kerja ini, Boy George juga dikabarkan menarik diri dari keterlibatannya sebagai Raja Herod dalam pementasan musikal Jesus Christ Superstar di London Palladium. Kendati demikian, sang musisi bergeming dan bersikeras bahwa karyanya murni lahir dari niat mendamaikan serta menyuarakan sudut pandang pribadinya di tengah konflik yang memanas.

Topics
boy george tony pontius we will dance again culture club bgp israel musik internasional
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.