Mangaka populer Kohei Horikoshi baru-baru ini menyadari kesalahan fatal dalam karya seni terbarunya yang menampilkan karakter populer dari manga My Hero Academia, yakni Izuku Midoriya dan Shoto Todoroki. Ilustrasi spesial tersebut dibuat khusus untuk merayakan kolaborasi patung baru yang menghadirkan para siswa Kelas 1-A dengan 1 buah karya seni ikonik.
Dalam ilustrasi yang dibagikan melalui media sosial tersebut, putra Endeavor digambarkan secara tidak sengaja memiliki total 6 jari pada salah satu tangannya. Horikoshi dengan cepat merespons kesalahan gambar tersebut secara terbuka dan melontarkan komentar jenaka terkait jari tangan Shoto Todoroki yang kelebihan.
Meskipun cerita utama My Hero Academia telah berakhir, Horikoshi terus aktif berkarya dan menunjukkan kepiawaiannya di industri manga melalui berbagai proyek baru. Baru-baru ini pada Agustus 2026, ia merilis manga one-shot horor berjudul Quit Laughing, Shijima yang memperlihatkan sisi lain dari kemampuannya di luar genre pahlawan super.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari Horikoshi mengenai kelanjutan sekuel atau cerita sampingan dari petualangan pahlawan di UA Academy. Kendati demikian, para penggemar masih menantikan kemungkinan kembalinya adaptasi anime oleh Studio BONES atau proyek film layar lebar baru di masa mendatang.
Proyek Terbaru dan Masa Depan My Hero Academia
Waralaba My Hero Academia tetap mendulang popularitas tinggi melalui berbagai rilisan merchandise eksklusif, figur, hingga proyek anime spesial I Am A Hero Too yang dirilis pada musim panas 2026. Antusiasme penggemar terhadap para pahlawan muda ini tidak pernah surut meskipun kisah di majalah Weekly Shonen Jump telah rampung.
Selain itu, kesuksesan spin-off seperti My Hero Academia Vigilantes yang merampungkan musim keduanya pada awal 2026 membuka peluang adaptasi lanjutan bagi rumah produksi Studio BONES. Banyak pembaca setia berharap studio animasi tersebut mau menggarap film layar lebar yang menceritakan kehidupan para pahlawan saat beranjak dewasa.
Di sisi lain, proyek horor one-shot terbaru buatan Horikoshi membuktikan bahwa sang kreator masih memiliki kreativitas tinggi untuk mengeksplorasi genre cerita yang berbeda. Karya terbarunya berhasil menarik perhatian 2 komunitas pembaca manga horor terbesar di Jepang dan internasional berkat alur cerita menegangkan.
Pengaruh besar yang ditinggalkan oleh My Hero Academia di kancah industri manga global dipastikan akan terus dikenang oleh jutaan penggemar setia di seluruh dunia. Walaupun masa depan dunia pahlawan super ini masih diliputi tanda tanya, warisan karya Horikoshi tetap menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah komik shonen.