Presiden Esquerra Republicana Oriol Junqueras menegaskan kembali bahwa dalam situasi saat ini, wilayah Catalunya belum memiliki kesiapan yang memadai untuk menampung lonjakan jumlah penduduk yang jauh lebih besar dari kondisi eksisting.
Sebagaimana diwartakan oleh La Vanguardia, pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh sang politisi usai membawakan materi konferensi mengenai Perang Suksesi di Universitat Catalana d'Estiu di hadapan para awak media.
Menurut keterangan Junqueras, kondisi objektif di lapangan menunjukkan belum terpenuhinya prasyarat yang layak bagi Catalunya untuk mengalami penambahan populasi masif di tengah berbagai keterbatasan struktural yang dihadapi masyarakat.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribePernyataan tersebut mengemuka di tengah memanasnya isu krisis migrasi yang melanda wilayah Ceuta, meskipun peringatan serupa sejauh ini telah sering disuarakan oleh pimpinan partai berhaluan republik tersebut.
Dalam sebuah sesi wawancara eksklusif yang dipublikasikan sebelumnya, Junqueras bahkan sempat menilai bahwa wacana mewujudkan Catalunya dengan 10 juta penduduk merupakan hal yang mustahil untuk dicapai dalam waktu dekat.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa sebelum memikirkan ekspansi jumlah penduduk, pemerintah daerah wajib membereskan berbagai persoalan mendasar seperti kemacetan transportasi publik serta sulitnya akses perumahan bagi warga.
Selain sektor perumahan dan transportasi, politisi senior tersebut juga menyoroti karut-marut infrastruktur jaringan jalan raya, layanan kesehatan, fasilitas pendidikan, hingga ancaman krisis ketersediaan sumber daya air serta energi.
Terkait tragedi kemanusiaan yang terjadi di perbatasan Ceuta, Junqueras secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap penanganan kebijakan migrasi yang dinilai lamban dan kurang terkoordinasi oleh pemerintah pusat.
Dikutip dari laporan media massa, ia menyatakan bahwa prioritas utama dalam menghadapi krisis kemanusiaan semacam itu adalah menghentikan jatuhnya korban jiwa alih-alih saling lempar tanggung jawab politik antar-partai.
Kendati demikian, pimpinan ERC itu tetap mengingatkan bahwa setiap pemerintahan yang berdaulat memiliki kewajiban mutlak untuk menjaga keamanan batas wilayah serta mengontrol sistem perlintasan secara ketat.
Menanggapi perdebatan terkait kewenangan daerah, Junqueras menyambut baik usulan pelimpahan kompetensi penuh di sektor imigrasi yang kembali diajukan oleh pihak Junts ke parlemen nasional.
Di sisi lain, kubu politik yang berbeda seperti juru bicara Comuns di Parlament yakni David Cid justru menyampaikan sejumlah catatan kritis serta kehati-hatian dalam menyikapi wacana delegasi wewenang tersebut.