PARIS - Penyerang asal Mali, Lassine Sinayoko, resmi berlabuh ke Paris FC setelah menyepakati kontrak berdurasi panjang hingga 2029. Kepindahan ini menyudahi drama perselisihan sengit sang pemain dengan klub lamanya, AJ Auxerre.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Nilai transfer pemain berusia 25 tahun tersebut dilaporkan mencapai 8 juta euro termasuk bonus. Kepindahan ini membuat Sinayoko tetap berlaga di kompetisi kasta tertinggi Liga Prancis, Ligue 1.
Musim lalu menjadi periode terbaik dalam karier Sinayoko bersama Auxerre. Penyerang Timnas Mali tersebut sukses membukukan 12 gol dan 4 assist dalam 32 penampilan di Ligue 1.
Tak hanya gemilang di tingkat klub, Sinayoko juga menjadi andalan di level internasional dengan catatan 30 caps bersama Mali. Ia turut mengantar negaranya melaju hingga perempat final Piala Afrika lalu.
Sebelum resmi pindah, proses transfer Sinayoko diwarnai ketegangan dengan manajemen Auxerre. Musim panas tahun lalu, Auxerre sempat membatalkan kepindahannya ke RC Lens meski kesepakatan prinsip telah tercapai.
Merasa janji manajemen untuk melepasnya pada musim panas ini diulur-ulur, Sinayoko sempat melakukan aksi mogok latihan. Tindakan tegas tersebut akhirnya melunakkan sikap Auxerre hingga mengizinkannya menjalani tes medis bersama Paris FC.
Sinayoko kini menjadi rekrutan kelima Paris FC pada bursa transfer musim ini sekaligus penyerang kedua yang didatangkan setelah Pablo Pagis untuk memperkuat lini serang klub ibu kota tersebut.