Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata atau KKN ke-52 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang berkolaborasi dengan Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, untuk menghadirkan inovasi teknologi tepat guna di sektor pertanian.
Mayoritas warga di Nagari Paninggahan dan Nagari Muaro Pingai bekerja sebagai petani sehingga mahasiswa mengembangkan program pemberdayaan melalui pembuatan alat tanam padi modern bernama drum seeder guna mengefisiensikan waktu serta tenaga kerja.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDosen Pembimbing Lapangan Nagari Paninggahan Naila Hayati bersama DPL Muaro Pingai Eskarni Ushalli mendampingi mahasiswa berkunjung langsung ke kantor BPP Junjung Sirih dan disambut hangat oleh Koordinator BPP Wahyu Rial beserta jajaran penyuluh.
"Kami sangat bangga dengan kehadiran mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang. Selama ini kami belum pernah bersentuhan dengan mahasiswa dari UIN. Kami tidak menyangka ternyata mahasiswa KKN sekarang juga bisa turun ke sawah," ujar Wahyu Rial dalam keterangannya, Kamis, 6 Agustus 2026.
Harapan Sinergi Berkelanjutan Demi Pertanian Solok
Naila Hayati menyampaikan apresiasi atas kemampuan adaptasi para mahasiswanya yang mampu menyelaraskan program kerja bersama lembaga pemerintahan setempat untuk memberikan warna baru dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mengimplementasikan tridarma perguruan tinggi demi menyelesaikan berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat.
Eskarni Ushalli berharap kerja sama strategis antara mahasiswa KKN dan Balai Penyuluh Pertanian dapat terus berlanjut guna memberikan pengalaman berharga serta dampak positif yang lebih luas bagi warga sekitar.
Ia menitipkan para mahasiswa kepada jajaran BPP agar mendapatkan bimbingan teknis selama menjalankan program kerja di lapangan sehingga seluruh rencana kegiatan dapat terlaksana secara maksimal.