Gerombolan monyet liar kini menjadi musuh utama bagi para petani di Nepal karena merusak hasil panen dalam hitungan menit dan mengancam kelangsungan hidup pedesaan.
Sejak pagi buta, warga desa berpatroli membawa ketapel, tongkat, meriam suara buatan sendiri, hingga anjing penjaga demi menghalau kawanan makaka yang turun dari hutan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan laporan Independent, berbagai upaya pengusiran mulai dari lampu laser hingga penutupan sekolah massal gagal menghentikan serangan hewan liar tersebut.
Anggota parlemen Dhurba Rai menyatakan bahwa masalah ini memburuk sejak pemerintah menyita senjata api milik warga pasca-konflik Maois, membuat monyet semakin berani menyerbu lahan.
Dari analisis awak media, eksodus warga muda ke Kathmandu dan luar negeri memicu kekurangan tenaga kerja serta meninggalkan banyak lahan kosong yang dikuasai monyet.
Sejumlah warga lanjut usia bahkan menjadi korban serangan brutal kawanan hewan ini, sementara perdebatan antara perlindungan satwa liar dan kesejahteraan petani terus berlanjut di parlemen.