Marcus Rashford dilaporkan menolak tawaran bergabung dengan AS Roma pada musim panas ini, seperti dikabarkan Daily Mail. Penolakan ini menutup salah satu jalur transfer nyata yang sempat muncul di tengah ketidakpastian masa depan pemain sayap asal Inggris tersebut di Manchester United jelang pra-musim.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Rashford menghabiskan musim lalu dengan status pinjaman di Barcelona. Klub Catalan memegang opsi pembelian permanen senilai £26 juta, namun memilih untuk tidak mengaktifkannya. Keputusan itu membuat Rashford kembali ke Manchester United dengan sisa kontrak lebih dari satu tahun.
Menurut laporan The Athletic, kontrak Rashford juga memuat klausul rilis senilai £40 juta. Angka itu memberi patokan harga jelas bagi klub yang berminat, meskipun Manchester United tidak secara aktif memasarkannya.
Mekanisme keputusan Barcelona menjelaskan banyak hal tentang posisi Rashford saat ini. Opsi £26 juta sebenarnya terbilang murah untuk pemain yang berkontribusi gol dan assist di La Liga. Namun, Barcelona lebih memilih fokus pada prioritas lain di skuad mereka ketimbang mengikat Rashford secara permanen.
Kondisi ini membuat Manchester United kembali memiliki penyerang yang sepanjang musim 2025/26 bermain untuk klub lain. Karier Rashford di Old Trafford sebenarnya sudah berada di titik tandus sebelum pinjaman ke Barcelona diatur, menyusul dilaporkannya hubungan yang memburuk dengan manajer United sebelumnya.
Ia kembali ke klub yang kini ditangani pelatih kepala berbeda, dengan komposisi skuad yang juga berubah. Pertanyaan mendasar tetap sama: apakah ia memiliki masa depan jangka panjang di klub yang membesarkan namanya?
Spekulasi yang mengaitkan Rashford dengan Roma sempat berkembang seiring aktivitas transfer United musim panas ini. Namun laporan Daily Mail yang menyebut Rashford tak tertarik pindah ke klub Italia itu mengakhiri satu skenario, tanpa menjawab pertanyaan lebih besar ke mana ia akan bermain musim depan.
Rashford hampir sepanjang kariernya bermain di Inggris dan Spanyol, bersama Manchester United, Aston Villa, dan Barcelona. Keengganannya merespons kabar ketertarikan Roma mengindikasikan ia masih melihat jalur terbaiknya adalah kembali ke skuad United atau menemukan peluang di liga yang sudah dikenalnya.
Produktivitas Rashford di Barcelona sejatinya memberi sinyal bahwa ia masih mampu tampil di level tertinggi. Barcelona memainkannya secara reguler sepanjang musim, dan itu berbicara lebih banyak tentang kualitasnya ketimbang sekadar klausul opsi.
Barcelona sendiri bergerak merekrut Anthony Gordon dari Newcastle United di awal bursa, yang mengisi peran sayap menyerang serupa dengan Rashford. Penambahan itu, ditambah beban gaji yang sudah tinggi, membuat opsi membeli Rashford semakin sulit direalisasikan.
Manchester United memulai persiapan pra-musim dengan Rashford kembali ke Inggris dan terikat kontrak. Pertanyaan apakah ia akan dimainkan lagi di kompetisi resmi, dipinjamkan lagi, atau dijual permanen sebelum 1 September, baru akan terjawab dalam beberapa pekan ke depan.
Yang pasti saat ini hanya satu hal: Roma bukan destinasi Rashford. Segala kemungkinan lain, dari kembali ke tim utama United hingga pinjaman ke klub Eropa lainnya, masih tetap terbuka.