Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Boy George Batal Pentas di Jesus...
BERITA

Boy George Batal Pentas di Jesus Christ Superstar, Lagu AI Jadi Biang Kerok

By Redaksi Kabayan News • 3 min read • 1 Agustus 2026
Boy George penyanyi Culture Club batal pentas di musikal Jesus Christ Superstar London Palladium karena kontroversi lagu AI

Boy George penyanyi Culture Club batal pentas di musikal Jesus Christ Superstar London Palladium karena kontroversi lagu AI

Boy George resmi ditarik dari produksi musikal Jesus Christ Superstar di London Palladium hanya beberapa hari sebelum jadwal pentasnya. Keputusan mendadak ini menyusul kontroversi lagu terbarunya yang diduga dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan dan menuai kecaman publik.

Penyanyi berusia 65 tahun itu dijadwalkan memerankan Raja Herodes dalam revival musikal karya Andrew Lloyd Webber dan Tim Rice. Ia seharusnya tampil mulai 3 Agustus hingga 15 Agustus mendatang. Saat ini, peran tersebut akan diisi oleh Richard Armitage yang sebelumnya juga memerankan tokoh yang sama.

Penarikan Boy George dari panggung West End terjadi setelah lagu berjudul We Will Dance Again memicu gelombang kritik. Lagu tersebut dianggap mendukung Israel dan menyangkal terjadinya genosida di Gaza, padahal pada Juni lalu komisi independen PBB telah menyatakan bahwa Israel melakukan kejahatan genosida dan kekejaman terhadap anak-anak Palestina.

Dalam lirik lagu bergenre reggae itu, Boy George menyanyikan bait kontroversial: "You say genocide, I say war, when you're attacked that's what the army is for. Does it get ugly? You bet it does, when I know you want to kill every last one of us." Lirik ini langsung memicu kemarahan publik dan aktivis kemanusiaan.

Manajer Boy George, Paul Kemsley yang juga dikenal sebagai bintang Real Housewives of Beverly Hills, mengumumkan keputusan ini melalui media sosial pada Kamis malam. Kemsley menyebut langkah ini diambil setelah pertimbangan matang untuk kepentingan terbaik sang artis dan juga rasa hormat terhadap produksi.

"Kami mengakui bahwa banyak orang membeli tiket dengan harapan melihat George tampil. Kepada para penggemar, kami menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekecewaan yang mungkin timbul," demikian pernyataan resmi Kemsley yang dikutip dari unggahannya.

Kemsley juga menambahkan bahwa Boy George tidak pernah takut memegang teguh keyakinan pribadinya, namun kali ini ia merasa sudah sepantasnya mundur agar produksi tetap menjadi fokus utama dan semua pihak bisa bergerak maju dengan saling menghormati.

Sebelumnya, peran Herodes dalam produksi ini memang dirancang untuk diisi oleh sejumlah artis secara bergiliran. Setelah Boy George batal, giliran Layton Williams yang dikenal dari acara Strictly dan komedian Julian Clary yang akan mengisi jadwal pertunjukan berikutnya.

Kontroversi ini menambah daftar panjang artis yang terlibat polemik karena sikap politik mereka di tengah konflik Israel-Palestina yang masih memanas hingga saat ini.

Topics
boy george jesus christ superstar ai song kontroversi israel gaza london palladium musikal andrew lloyd webber culture club
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.