Dikutip dari laporan media Sumut Suara, sebanyak 170 unit rumah warga di Kota Medan dilaporkan mengalami kerusakan parah akibat terjangan cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Sebagaimana diwartakan, peristiwa buruk yang dipicu oleh guyuran hujan deras disertai angin kencang itu terjadi pada Selasa malam, 18 Agustus 2026.
Kepala BPBD Medan, Yunita, mengungkapkan bahwa angka tersebut merupakan hasil pemutakhiran data terbaru setelah petugas melakukan penyisiran serta pendataan menyeluruh terhadap para korban terdampak.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan laporan yang dihimpun, terjangan cuaca ekstrem ini tercatat meluas dan melanda setidaknya 14 kelurahan yang tersebar di delapan kecamatan di Kota Medan.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Medan Sunggal, Medan Denai, Medan Amplas, Medan Barat, Medan Johor, Medan Perjuangan, Medan Timur, hingga Medan Helvetia.
Menurut keterangan resmi dari pihak BPBD, dari total 170 rumah yang rusak, sebanyak 147 unit mengalami kerusakan ringan, 19 unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami kerusakan berat.
Selain bangunan rumah warga, musibah ini juga merusak dua fasilitas umum serta rumah ibadah, sementara jumlah warga yang terdampak mencapai 197 kepala keluarga atau sekitar 630 jiwa.