Dunia teknologi modern tidak bisa dilepaskan dari sejarah panjang lahirnya perangkat pintar yang kini berada di genggaman setiap orang. Di balik kejayaan smartphone masa kini, terdapat sebuah nama perusahaan legendaris asal Mountain View, California, Amerika Serikat, yakni General Magic. Startup ini didirikan pada tahun 1990 oleh trio mantan petinggi Apple, yaitu Marc Porat, Andy Hertzfeld, dan Bill Atkinson. Pada masa keemasannya, perusahaan ini dipandang sebagai salah satu startup paling visioner dan paling diawasi di Silicon Valley.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Awalnya, proyek ini dimulai pada tahun 1989 di dalam tubuh Apple Computer dengan nama Paradigm project. Marc Porat berhasil meyakinkan CEO Apple kala itu, John Sculley, bahwa generasi komputasi berikutnya membutuhkan kolaborasi antara perusahaan komputer, komunikasi, dan elektronik konsumen. Namun, karena kurangnya dukungan sumber daya dari internal Apple, tim tersebut memutuskan untuk memisahkan diri menjadi perusahaan independen pada Mei 1990. Apple tetap memegang saham minoritas dan John Sculley bergabung dalam jajaran dewan direksi.
General Magic berkembang cepat dengan merekrut talenta terbaik di bidangnya, termasuk desainer grafis ikonik Susan Kare, Joanna Hoffman, serta sebagian besar tim pengembang System 7 milik Apple. Perusahaan ini sempat beroperasi dalam kerahasiaan tinggi sebelum akhirnya menggandeng raksasa teknologi global seperti Sony, Motorola, Panasonic, Philips, dan AT&T Corporation sebagai investor serta mitra aliansi strategis.
Sistem operasi utama buatan mereka, Magic Cap, resmi meluncur pada tahun 1994 dan ditanamkan pada perangkat personal digital assistant (PDA) seperti Sony Magic Link dan Motorola Envoy. Magic Cap menyajikan antarmuka unik berbasis visual ruangan serta mengusung teknologi perintis seperti layar sentuh kecil, modem perangkat lunak, email multimedia, hingga konsep awal e-commerce. Tak hanya itu, mereka juga mengembangkan bahasa pemrograman Telescript yang dirancang untuk agen perangkat lunak cerdas di jaringan komputer.
Meski melahirkan segudang inovasi yang melampaui zamannya, produk-produk General Magic kurang berhasil secara komersial karena keterbatasan infrastruktur internet dan jaringan pada era tersebut. Perusahaan sempat mengubah haluan fokus ke teknologi pengenalan suara seperti Portico dan MyTalk yang meraih penghargaan Smithsonian, sebelum akhirnya menghentikan operasi pada tahun 2002 dan dilikuidasi pada 2004. Kendati telah tiada, warisan gagasan General Magic tetap melandasi lahirnya smartphone modern dan melahirkan banyak tokoh besar di industri teknologi dunia.