Kabayan News Kabayan News
/home / berita / Profil Stoke City, Klub Pionir Liga...
BERITA

Profil Stoke City, Klub Pionir Liga Inggris dengan Segudang Prestasi

By Redaksi Kabayan News • 4 min read • 31 Juli 2026
Stadion bet365 markas Stoke City dengan kapasitas 30 ribu penonton di Stoke-on-Trent

Stadion bet365 markas Stoke City dengan kapasitas 30 ribu penonton di Stoke-on-Trent

Stoke City Football Club adalah salah satu klub sepakbola tertua di Inggris. Berdiri pada 1863 dengan nama Stoke Ramblers, klub ini menjadi salah satu dari 12 pendiri Football League pada 1888. Kini, The Potters berkompetisi di EFL Championship setelah terdegradasi dari Premier League pada 2018.

Perjalanan panjang Stoke City dimulai dari Henry Almond, seorang mantan murid Charterhouse yang merintis klub di wilayah North Staffordshire. Pertandingan resmi pertama tercatat pada Oktober 1868 melawan tim scratch yang dikapteni oleh Almond sendiri. Dari sanalah sejarah panjang sepakbola di Stoke-on-Trent bermula.

Nama Stoke City baru resmi dipakai pada 1925 setelah Stoke-on-Trent mendapatkan status kota. Sebelumnya, klub ini sempat berganti nama dari Stoke Ramblers menjadi Stoke pada 1878. Mereka juga sempat bangkrut pada 1908 dan harus bermain di liga non-League selama beberapa tahun sebelum akhirnya kembali ke Football League pada 1915.

Era keemasan Stoke dimulai pada 1930-an dengan hadirnya legenda Stanley Matthews. Pemain yang tumbuh besar di Hanley ini memulai debut pada Maret 1932 di usia 17 tahun dan berkembang menjadi salah satu pesepakbola terbaik generasinya. Matthews kemudian kembali ke klub pada 1961 di usia 46 tahun dan membantu Stoke promosi ke Divisi Pertama.

Trofi pertama Stoke City diraih pada 1972. Mereka mengalahkan Chelsea 2-1 di final Piala Liga di Wembley dengan dua gol dari Terry Conroy dan George Eastham. Prestasi ini menjadi puncak dari perjalanan panjang klub di bawah asuhan Tony Waddington yang juga membawa Stoke ke semifinal FA Cup dua musim berturut-turut.

Tragedi juga mewarnai sejarah Stoke. Pada 9 Maret 1946, 33 suporter tewas dan 520 lainnya cedera dalam insiden di Stadion Burnden Park saat laga melawan Bolton Wanderers. Insiden ini dikenal sebagai Burnden Park disaster dan menjadi salah satu tragedi terkelam dalam sejarah sepakbola Inggris.

Era Premier League menjadi babak baru bagi Stoke. Setelah promosi pada 2008 di bawah Tony Pulis, The Potters bertahan selama satu dekade di kasta tertinggi. Puncaknya adalah saat lolos ke final FA Cup 2011 meski kalah 1-0 dari Manchester City, serta penampilan di Europa League 2011-2012 yang membuat mereka berhadapan dengan Valencia.

Stadion bet365 dengan kapasitas 30.089 kursi menjadi markas The Potters sejak 1997. Sebelumnya, mereka bermain di Victoria Ground selama 119 tahun. Stadion ini dikenal sebagai benteng yang sulit ditembus tim lawan, terutama saat Stoke masih di Premier League. Nama stadion sempat berganti dari Britannia Stadium menjadi bet365 Stadium pada 2016.

Rivalitas utama Stoke adalah dengan Port Vale dalam ajang Potteries derby. Meski kedua tim jarang satu divisi, tensi laga tetap tinggi. Selain itu, Stoke juga memiliki persaingan dengan West Bromwich Albion, Wolverhampton Wanderers, dan Derby County sebagai rival sekawasan Midlands.

Kini di bawah asuhan Mark Robins yang ditunjuk pada Januari 2025, Stoke City berusaha bangkit dari keterpurukan. Setelah beberapa kali berganti manajer dalam dua tahun terakhir, The Potters berharap stabilitas bisa kembali dan membawa mereka ke jalur promesi ke Premier League.

Topics
stoke city the potters bet365 stadium football league stanley matthews premier league tony pulis efl championship potteries derby piala liga 1972
Tim Jurnalis & Analis Berita

Redaksi Kabayan News adalah tim jurnalis profesional, analis, dan kreator konten yang berdedikasi menyajikan berita nasional dan internasional terlengkap. Dari berita politik breaking news hingga analisis ekonomi mendalam, kami hadir untuk masyarakat Indonesia yang cerdas dan haus akan informasi berkualitas.