Sebagaimana diwartakan oleh CNN, Presiden Donald Trump melontarkan permintaan unik kepada para pendukung dan kader Partai Republik saat menggelar kampanye di Myrtle Beach, Carolina Selatan. Di tengah pertaruhan modal politik yang cukup besar, ia meminta para pemilih untuk berpura-pura bahwa namanya turut tercantum dalam surat suara pada pemilu mendatang.
Langkah tersebut diambil menyusul kekhawatiran bahwa basis pendukungnya kerap kali kurang antusias mendatangi tempat pemungutan suara apabila sosok sang mantan presiden tidak secara langsung maju sebagai kandidat. Menurut laporan media, kehadiran Trump dinilai menjadi magnet utama untuk mendulang partisipasi pemilih dari kalangan konservatif.
Dalam pidatonya yang berlangsung selama lebih dari satu jam, Trump juga memberikan dukungan penuh kepada Darline Graham yang maju dalam pemilihan pendahuluan. Meskipun sempat diwarnai kontroversi pernyataan sang kandidat terkait isu keamanan nasional, Trump tetap memuji fokus Graham yang dinilai lebih peka terhadap persoalan biaya hidup dan kebutuhan sehari-hari warga.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeDi sisi lain, dinamika internal Partai Republik di wilayah tersebut tampak terbelah akibat kontestasi ini. Sejumlah tokoh dan sekutu politik memberikan pandangan yang beragam, sementara tim pemenangan terus berupaya merapatkan barisan guna mempertahankan pengaruh politik mereka di Kongres.