Seorang pengacara muda bernama Rocky Martin Napitupulu (28) ditemukan tewas mengenaskan di balkon lantai 2 sebuah hotel di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/7/2026). Korban diduga kuat mengakhiri hidupnya dengan meloncat dari lantai 46 apartemen yang berada dalam satu area dengan hotel tersebut.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengungkapkan bahwa korban ternyata sempat memiliki riwayat tinggal di apartemen yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Berdasarkan data yang dihimpun, korban pernah menetap selama kurang lebih satu bulan di sana, terhitung sejak 13 Mei hingga 10 Juni 2026.
Meski demikian, status korban saat peristiwa tragis itu terjadi sudah bukan lagi sebagai penghuni resmi. "Informasi yang didapat, bahwa korban ini bukan penghuni apartemen tersebut. Namun, korban diketahui pernah tinggal di apartemen itu sebelumnya," kata Joko kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Pihak kepolisian bergerak cepat dengan langsung memeriksa sejumlah saksi mata dan mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Rekaman tersebut memperlihatkan secara jelas detik-detik kronologi kedatangan korban hingga menuju ke area atap apartemen.
"Di CCTV ada gambaran runutannya. Saat yang bersangkutan datang, keluar dari lift lantai berapa ke lantai berapa, itu ada. Tentunya itu menjadi bagian yang kami dalami ke depannya," ungkap Joko menambahkan.
Terkait dengan beredarnya isu di masyarakat yang menyebutkan bahwa Rocky Martin merupakan keponakan dari pengacara kondang Hotman Paris, pihak kepolisian menegaskan belum bisa mengonfirmasi hal tersebut. Polisi memilih fokus pada penyelidikan murni terkait penyebab kematian korban.
"Kami belum mendapatkan informasi tersebut dan tentunya kami tidak akan mengait-ngaitkan. Yang kami dalami saat ini adalah terkait kejadian di lokasi korban meninggal dunia. Nanti manakala ada perkembangan, akan kami sampaikan kembali," pungkas Joko.