American College of Cardiology (ACC) baru saja merilis pernyataan ilmiah penting mengenai hubungan erat antara gangguan kognitif, kerapuhan fisik atau frailty, dan penyakit kardiovaskular pada orang lanjut usia.
Dokumen yang dipublikasikan dalam jurnal JACC tersebut dipimpin oleh Ketua Komite Penulis Karen P. Alexander. Para ahli menekankan bahwa kondisi penurunan fungsi tubuh ini harus dipahami sebagai manifestasi proses penuaan biologis yang saling terhubung.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeBerdasarkan analisis Kabayan News, pendekatan holistik dalam dunia kardiologi kini semakin mendesak mengingat pasien lansia jarang menghadapi penyakit jantung secara terisolasi tanpa komplikasi kondisi lain.
Pernyataan ilmiah ini juga menggarisbawahi pentingnya skrining rutin di fasilitas rawat jalan serta rehabilitasi jantung untuk meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh.
"Pendekatan terstandar sangat dibutuhkan untuk mengidentifikasi pasien berisiko tinggi dan menghubungkan kerapuhan dengan tindakan pengobatan yang tepat," tulis para penyusun dokumen tersebut.
Ke depan, para peneliti berharap riset kardiologi lebih memperhatikan aspek fungsional seperti mobilitas, tingkat kemandirian pasien, hingga beban yang ditanggung oleh para perawat atau caregiver.