PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mulai melaksanakan penyaluran Biosolar B50 secara bertahap di wilayah Sulawesi. Langkah strategis ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi kebijakan Pemerintah Indonesia dalam mendukung ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Saat ini, implementasi penyaluran bahan bakar ramah lingkungan tersebut telah dimulai di sejumlah wilayah Sulawesi, meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah. Distribusi dipastikan akan terus diperluas secara bertahap ke wilayah lainnya mengikuti kesiapan infrastruktur logistik serta pasokan di masing-masing daerah.
Sejalan dengan langkah tersebut, seluruh Main Terminal Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yang berada di Makassar, Bitung, Baubau, dan Donggala tercatat telah aktif menyalurkan Biosolar B50. Sementara itu, penyaluran di End Terminal dilakukan secara bertahap menyesuaikan jadwal kedatangan kapal suplai di setiap lokasi.
Hingga saat ini, Fuel Terminal Kendari dilaporkan telah mulai menyalurkan Biosolar B50, sedangkan terminal pasokan lainnya dipastikan segera mengikuti setelah pasokan diterima secara menyeluruh.
Secara keseluruhan, penyaluran Biosolar B50 kini telah hadir di 457 SPBU yang tersebar di wilayah Sulawesi. Rinciannya mencakup 110 SPBU di Sulawesi Selatan, 64 SPBU di Sulawesi Utara, 235 SPBU di Sulawesi Tenggara, dan 48 SPBU di Sulawesi Tengah. Jumlah titik salur tersebut akan terus bertambah seiring penyelesaian transisi di terminal penyalur lainnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi juga memastikan proses transisi menuju Biosolar B50 dilaksanakan dengan mengedepankan kualitas produk, keandalan distribusi, serta kesiapan sarana dan prasarana di setiap titik penyaluran. Seluruh tahapan dipastikan berjalan sesuai standar operasional agar pasokan energi masyarakat tetap terjaga.
Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk komitmen nyata BUMN tersebut. "Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus memastikan seluruh aspek operasional siap mendukung implementasi Biosolar B50. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas produk, keandalan distribusi, serta ketersediaan stok agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan baik di setiap wilayah," ujar Lilik.
Lilik menambahkan bahwa koordinasi erat terus dibangun bersama regulator dan pemerintah daerah. "Kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi Biosolar B50. Pertamina akan terus memastikan proses distribusi berjalan lancar, kualitas produk tetap terjaga, serta pelayanan kepada masyarakat tetap optimal selama tahapan implementasi berlangsung," pungkasnya.
Melalui perluasan Biosolar B50 ini, Pertamina berkomitmen penuh mendukung agenda transisi energi nasional sekaligus menjaga keandalan pasokan BBM bagi masyarakat, sektor transportasi, hingga industri di seluruh wilayah Sulawesi. Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) di nomor 135.