Pertandingan sengit langsung tersaji dalam laga pembuka babak 8 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Tim Nasional Prancis melawan Maroko. Berdasarkan pantauan redaksi dari laga yang berlangsung di Boston Stadium pada Jumat (10/7/2026) dinihari WIB, kedua tim raksasa ini masih harus puas dengan skor kaca mata alias 0-0 hingga turun minum.
// RELATED STORIES
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe Sekarang →Menurut jalannya pertandingan di babak pertama, Les Bleus sebenarnya tampil sangat dominan sejak peluit pertama dibunyikan dan langsung mengambil alih kendali permainan. Skuad asuhan Didier Deschamps beberapa kali mengancam lini pertahanan Maroko melalui pergerakan taktis dan menciptakan sejumlah peluang emas, di antaranya melalui aksi Desire Doue dan Lucas Digne.
Prancis mendapatkan kesempatan emas untuk memecah kebuntuan pada menit ke-25 setelah Kylian Mbappe dijatuhkan oleh bek Maroko, Noussair Mazraoui, di dalam kotak terlarang. Wasit yang memimpin pertandingan tanpa ragu langsung menunjuk titik putih, menganggap pelanggaran pemain Manchester United tersebut sah karena menghentikan akselerasi cepat dari sang kapten Prancis.
Namun, keberuntungan belum berpihak pada juara dunia dua kali tersebut setelah Kylian Mbappe yang maju sebagai algojo gagal mengonversi penalti menjadi gol. Dari pengamatan tim redaksi, tendangan keras yang dilepaskan bintang Real Madrid tersebut berhasil dibaca dengan sangat akurat dan dimentahkan oleh kiper tangguh Maroko, Yassine Bounou.
Kegagalan penalti tersebut membuat mental bertanding Maroko semakin terangkat, di mana lini belakang Singa Atlas tampil sangat solid dalam menghalau gelombang serangan Prancis. Kendati demikian, Maroko terlihat kesulitan dalam membangun serangan balik yang efektif dan tercatat sama sekali tidak memiliki peluang tembakan tepat sasaran (on target) sepanjang paruh pertama.
Menanggapi peran sentral sang penyerang, seorang pengamat sepak bola memberikan analisisnya terkait perubahan taktik Les Bleus di turnamen ini. "Di Piala Dunia sekarang, Mbappe punya peran sebagai pemain nomor sembilan alias target man," ujar football enthusiast, Gigih W dalam Podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
Dengan kegagalan di paruh pertama, babak kedua dipastikan akan menjadi momen pembuktian krusial bagi Kylian Mbappe untuk menebus kesalahannya. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama, skor deadlock 0-0 tetap bertahan, membuat perebutan satu tiket menuju babak semifinal Piala Dunia 2026 semakin memanas.