Kepolisian Daerah Jawa Timur menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama dengan memberangkatkan belasan ton bantuan logistik serta puluhan personel gabungan untuk korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan laporan, pelepasan bantuan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto, di Mapolda Jatim, Surabaya, pada Senin 17 Agustus 2026.
Mengutip keterangan dari media setempat, bantuan logistik yang disalurkan memiliki berat total mencapai 11,62 ton. Paket bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi, termasuk persediaan air bersih dan berbagai barang kebutuhan pokok lainnya.
Selain mengirimkan logistik, Polda Jatim juga menerjunkan 41 personel gabungan dari berbagai satuan untuk mengemban misi kemanusiaan di lokasi terdampak. Sebagaimana diwartakan, para petugas di lapangan tidak hanya membantu penanganan darurat, tetapi juga ditugaskan untuk memberikan layanan trauma healing bagi para korban.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeKapolda Jatim Nanang Avianto menyatakan bahwa pengiriman ini merupakan tahap lanjutan setelah sebelumnya mengerahkan tim kesehatan dan psikologi. "Hari ini kita persiapkan juga tenaga tambahan dari teman-teman kita dari Brimob, kemudian tambahan dari SDM untuk melakukan kegiatan konseling dan pertolongan yang ada di wilayah NTT," ujar Nanang.
Guna memastikan kelancaran operasional di lokasi bencana, pihak kepolisian turut membekali tim dengan sejumlah armada pendukung yang memadai. Berdasarkan penjelasan resmi, bantuan tersebut mencakup dua unit kendaraan dapur lapangan, armada penyuplai listrik mandiri, serta dua unit fasilitas pengolahan air bersih.
Melalui aksi cepat tanggap ini, kepolisian menegaskan bahwa di samping tugas pokok menjaga keamanan, mereka juga memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah. "Saya harapkan kepada personel yang berangkat, tunjukkan dedikasi yang baik. Ini adalah tugas kemanusiaan. Saya minta tunjukkan yang terbaik di dalam melakukan kegiatan-kegiatan kemanusiaan ini," pesan Nanang menutup arahannya.