Dinamika politik nasional diwarnai oleh berbagai agenda penting kenegaraan, mulai dari lawatan luar negeri kepala negara mitra, penguatan kerja sama bilateral, hingga sorotan terhadap berbagai kebijakan strategis di sektor ekonomi dan pendidikan.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Presiden Prabowo Subianto secara khusus meminta dukungan kepada Presiden Federal Jerman Frank-Walter Steinmeier agar proses finalisasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau IEU-CEPA dapat segera tercapai demi kepentingan bersama di kancah global.
"Kami juga berharap Jerman terus memainkan peran aktif dalam proses finalisasi perjanjian internal di Eropa, sehingga dapat segera memberi manfaat konkret bagi dunia usaha di kedua negara," kata Presiden Prabowo saat memberikan pernyataan bersama di Istana Merdeka, Jakarta.
Selain membahas kerja sama ekonomi, pertemuan bilateral antara Indonesia dan Jerman tersebut juga menghasilkan kesepakatan penting di bidang ketenagakerjaan, termasuk perluasan peluang kerja bagi tenaga kesehatan Indonesia serta kolaborasi di sektor teknologi tinggi.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan apresiasi penuh terhadap langkah strategis Bank Indonesia yang memperluas penggunaan mata uang lokal guna memperkuat posisi rupiah dan meminimalisasi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat.
Agenda kenegaraan Presiden Prabowo turut diisi dengan menerima kunjungan kehormatan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Qatar Sultan bin Saad Al-Muraikhi di Istana Merdeka untuk membahas penguatan investasi serta persiapan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik.
Sementara itu, dinamika dalam negeri juga menyoroti langkah cepat pemerintah dalam merespons fenomena pengunduran diri ratusan kepala sekolah di Sulawesi Selatan yang diduga berkaitan dengan polemik tata kelola dana Bantuan Operasional Sekolah.