Pencabulan terhadap anak di bawah umur terjadi di kawasan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, setelah seorang pria berinisial HS nekat menyetubuhi adik iparnya yang masih berusia 16 tahun. Aksi bejat tersebut terbongkar secara tidak sengaja ketika anak pelaku memergoki sang ayah sedang melakukan perbuatan senonoh dengan korban di rumah mereka.
Mendapati pemandangan tersebut, anak HS langsung mengadukan perbuatan ayahnya kepada keluarga besar. Suasana rumah seketika memanas dan berujung pada aksi penggerebekan oleh pihak keluarga istri pelaku yang merasa geram.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeIstri HS histeris dan mengamuk sejadi-jadinya begitu mengetahui adik kandungnya sendiri menjadi korban pemuas nafsu suaminya. Sembari menangis histeris, ia memukuli pria berusia 48 tahun tersebut di lokasi kejadian.
Beruntung, aparat kepolisian dari Polsek Duren Sawit segera tiba di lokasi setelah menerima laporan masyarakat untuk mengamankan pelaku dari amuk massa. Pelaku pasrah digelandang polisi tanpa perlawanan dengan mengenakan kaos putih polos.
Polisi Dalami Kasus Pencabulan Adik Ipar di Duren Sawit
Ketua RT setempat, Darip, menjelaskan korban telah tinggal bersama kakak kandungnya sejak kecil di kawasan tersebut. Berdasarkan pengakuan pelaku dan korban, tindakan bejat itu telah dilakukan sebanyak tiga kali saat situasi rumah sedang sepi.
Pelaku melancarkan aksinya dengan cara merayu korban ketika istri dan anak-anaknya tidak berada di rumah. Sebagai penutup mulut, pelaku juga kerap memberikan sejumlah uang kepada korban seusai melampiaskan nafsunya.
Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami unsur paksaan atau ancaman dalam kasus ini. Aparat terus mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti tambahan untuk melengkapi penyelidikan.
Korban berinisial N langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Duren Sawit guna menjalani pemeriksaan intensif serta mendapatkan perlindungan lebih lanjut atas trauma yang dialaminya.