Bintang Jasa adalah tanda kehormatan resmi yang dianugerahkan oleh Pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk penghargaan tertinggi bagi seseorang atas jasa serta perjuangan luar biasa bagi negara dan bangsa. Penghargaan bergengsi yang ditetapkan secara resmi pada tahun 1963 ini berada tepat satu tingkat di bawah Bintang Mahaputera dalam hirarki tanda kehormatan nasional.
Pemberian tanda kehormatan tersebut ditujukan khusus kepada individu yang dinilai telah memberikan darma bakti besar terhadap nusa dan bangsa dalam suatu bidang khusus, peristiwa tertentu, maupun pencapaian luar biasa. Secara struktural, Presiden Indonesia dan Wakil Presiden Indonesia secara otomatis berkedudukan sebagai pemilik kelas pertama dari penghargaan ini.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
SubscribeHierarki penghargaan terbagi menjadi tiga tingkatan berbeda dimulai dari kelas tertinggi hingga tingkat berikutnya. Kelas tertinggi dari anugerah ini disematkan dalam bentuk khusus yang setara kedudukannya dengan beberapa tanda kehormatan elite lainnya seperti Bintang Kemanusiaan dan Bintang Budaya Parama Dharma.
Seluruh tingkatan penghargaan dirancang secara khusus dengan detail estetika sarat makna filosofis kenegaraan. Desain fisik medali memadukan simbol-simbol dasar negara seperti lambang Pancasila, padi, serta kapas dengan kombinasi warna emas maupun perak sesuai dengan kelas masing-masing penerima.
Tingkatan dan Klasifikasi Penghargaan Bintang Jasa
Bintang Jasa Utama menempati posisi sebagai kelas tertinggi dalam kategori tanda kehormatan ini dan dipakai secara setara dengan berbagai medali kehormatan lainnya. Penerima kelas utama ini akan memperoleh kelengkapan atribut berupa kalung kehormatan, patra, serta bentuk miniatur yang elegan.
Bentuk fisik Bintang Jasa Utama menampilkan ciri khas berupa sinar panjang dan pendek berujung lima dengan balutan warna emas menyeluruh. Pada bagian tengah medali tersemat lambang kelima sila Pancasila yang dikelilingi oleh lingkaran mutiara, padi, serta kapas bermakna historis kemerdekaan.
Bintang Jasa Pratama hadir sebagai kelas kedua dalam struktur penghargaan dengan karakteristik warna sinar perak serta padi dan kapas berwarna emas. Sementara itu, Bintang Jasa Nararya menduduki posisi kelas terakhir yang seluruh elemen pembentuknya didominasi warna perak.
Masing-masing kelas penghargaan memiliki ciri khas warna pita kalung serta miniatur tersendiri yang membedakan tingkatan kelasnya secara visual. Berbagai tokoh terkemuka dari berbagai latar belakang tercatat pernah menerima anugerah bergengsi ini atas kontribusi besar mereka.